Ubi Jalar

Ubi jalar termasuk tanaman palawija yang banyak di pilih oleh petani untuk ditanam.  Yang menyebabkan petani senang menanam tanaman ini adalah karena :

  1. Mudah dibudidayakan
  2. Tidak membutuhkan biaya besar untuk membudidayakannya
  3. Tidak mudah terserang hama dan penyakit tanaman
  4. Menghasilkan karbohidrat yang bisa menjadi pengganti tanaman pangan
  5. Hasilnya banyak
  6. Umur tanaman pendek sehingga cepat dipanen
  7. Banyak mengandung vitamin A sehingga baik untuk kesehatan mata
  8. Daunnya bermanfaat untuk di masak sayuran dan kaya akan vitamin A dan zat besi

Baca Juga : Aneka Jenis Tanaman Palawija Yang Prospek Untuk Usaha Agribisnis Pertanian

Meskipun ubi jalar dikenal sebagai tanaman palawija dan menjadi tanaman kedua setelah tanaman pangan. Namun ada juga beberapa daerah yang menggunakan ubi jalar sebagai bahan pangan utama.

Istilah lainnya adalah makanan pokok.  Daerah yang menjadikan ubi jalan sebagai makanan pokok adalah daerah Irian Jaya dan Maluku.

Masyarakat yang menggemari ubi jalan juga banyak.  Apalagi saat ini sudah banyak makanan olahan ubi jalar yang banyak di buat.  Menjadikan tanaman ini memang pilihan tepat untuk di tanam petani.

Meskipun demikian, ubi jalar tidak banyak digunakan di bidang industri.  Kandungan zat tepungnya masih kalah dengan singkong.

Di negara-negara maju yang menjadikan kentang sebagai makanan pokok. Maka ubi jalar akan menjadi makanan pokok kedua setelah kentang.

Olahannya bisa dalam bentuk butiran-butiran kecil yang dikemas dalam kaleng.  Dibuat menjadi makanan bayi.  Untuk membuat sirup atau juga manisan.

Alternatif lainnya adalah ubi jalar bisa dijadikan sebagai bahan makanan tambahan ternak.

Sampai di tahun 1968 sebenarnya Indonesia adalah penghasil ubi jalar no 4 di dunia.  Namun kian hari produktivitasnya semakin menurun.

Sehingga sebetulnya masih terdapat peluang yang besar untuk menjadikan ubi jalar sebagai produk agribisnis pertanian.

Baca Juga : Mengenal Aneka Macam Tanaman Palawija Dengan Harga Jual TInggi

Tanaman Ubi Jalar

Nama latinnya adalah Ipomoea batatas L.  Masih sekeluarga dengan kangkung-kangkungan .

Batang tanamannnya tidak berkayu, berbentuk bulat dengan gabus di bagian tengahnya.  Warna batangnya hijau atau ungu.

Gambar Tanaman Ubi Jalar

Gambar Tanaman Ubi Jalar

Pertumbuhan batangnya ada 3 tipe yaitu :

  1. Tipe batang menjalar dengan batang utama besar sepanjang 2-3 m
  2. Tipe merambat dengan ukuran batang sedang sepanjang 1-2 m
  3. Tipe setengah tegak dengan batang kecil sepanjang 0,75 – 1 m

Bentuk daun sesuai dengan varietasnya.  Ada yang bulat, lonjong, atau runcing.  Bentuk tepi daun juga bervariasi dari rata, berlekuk dangkal, sampai berlekuk dalam.

Ukuran daunnya ada yang besar atau kecil sesuai dengan ukuran batangnya.

Bunganya adalah bunga sempurna yang berbentuk terompet, berwarna ungu muda di bagian pangkal dan bagian ujung.

Umbi tanaman ini adalah umbi batang.  Sehingga mengandung tunas yang dapat tumbuh.  Umbi ini biasanya terbentuk 20 – 25 hari setelah tanam (tergantung varietasnya juga).

Kulit umbi ada yang berwarna putih, ungu, kuning, atau jingga.  Warna daging umbinya juga bervariasi antara putih, kuning, jingga dan ungu muda.

Tekstur dagingnya ada yang masir dan ada juga yang berair.  Dengan rasa yang manis atau kurang manis.

Tempat Tumbuh Ubi Jalar

Sebenarnya tanaman ubi jalar mudah beradaptasi di segala tempat.  Namun ada juga tempat yang paling ideal untuk pertumbuhannya.  Syarat tumbuh yang sesuai adalah :

  1. Suhu rata-rata 21-27 derajat celcius. Terletak antara 0-500 meter di atas permukaan laut.
  2. Memiliki waktu penyinaran matahari yang panjang antara 11-12 jam per hari
  3. Drainase tanah baik. Tidak ada genangan air karena bisa menyebabkan umbi menjadi busuk
  4. Tanah gembur dengan pH antara 4,5-7,5
  5. Curah hujan rata-rata 500 – 5000 mm/th.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *