Tanaman Hias Bunga

Tanaman hias bunga yang ada di Indonesia saat ini menjadi salah satu tanaman hias primadona. Selain karena keanggunan bentuk dan warna yang indah, budidaya tanaman hias saat ini terbilang cukup banyak.

Pasalnya, permintaan pasar yang agak tinggi membuat para pembudidaya berpikir bagaimana caranya tanaman hias tersebut dijual dengan harga yang tak terlalu membengkak. Konsumtifnya mayarakat Indonesia pada tanaman hias yang bisa mempercantik rumah menjadi alasan mengapa tanaman hias banyak digandrungi.

Berikut beberapa macam tanaman hias yang menjadi favorit masyarakat Indonesia.

Jenis-Jenis Tanaman Hias Bunga Favorit di Indonesia

Tanaman hias bunga dan ciri-cirinya dapat dikenali dengan mudah dari tampilan bunga yang cantik dan sedap di pandang mata. Berbagai jenis bunga untuk hiasan ada di Indonesia. Berikut ini beberapa jenis yang paling populer baik tanaman bunga hias indoor maupun tanaman bunga hias outdoor.

  1. Tanaman Hias Bunga Mawar

Daftar nama tanaman bunga hias yang pertama adalah bunga mawar. Bunga ini merupakan simbol cinta dan kasih sayang bagi anak manusia. Bentuk yang indah pada kelopak bunga mawar ditambah dengan semerbak harum baunya menjadikan bunga ini salah satu yang favorit di Indonesia.

Bunga Mawar

Bunga Mawar

Tak sedikit yang membudidayakan tanaman hias bunga mawar ini. Apalagi, jenisnya terbilang banyak. Meski hanya bunga mawar merah dan putih yang terkenal, tapi mawar kuning, ungu, dan merah maroon pun diburu untuk menjadi koleksi rumah Anda

  1. Tanaman Hias Bunga Anggrek

Selanjutnya ada tanaman hias bunga anggrek. Tanaman hias jenis ini cukup dipopulerkan karena bentuk kelopak dan daun anggrek mempesona dan sangat indah.

Apalagi jika sudah menyangkut soal warna dan bau, anggrek tak kalah dengan mawar. Anggrek sendiri merupakan bunga asli dari Indonesia yang mendapat julukan ‘puspa pesona’.

Ada 5.000 jenis anggrek yang tersebar di pelosok nusantara. Yang paling langka adalah anggrek hitam, karena hanya bisa ditemui di tanah Papua.

  1. Tanaman Hias Bunga Gantung

Yang ketiga adalah tanaman hias gantung. Tanaman hias ini biasanya digunakan untuk memperindah keasrian rumah. Tanaman hias ini bisa menjadi solusi ketika Anda tak memiliki lahan yang cukup untuk membudidayakannya.

Baca Juga : Aneka Jenis Tanaman Hias Gantung Untuk Mempercantik Rumah

Hanya bermodal pot atau keranjang gantung, jenis tanaman seperti fuchsia yang berbentuk cukup kecil, tapi ketika sudah mekar akan sangat mencolok dan biasanya berwarna ungu. Ada pula jenis tanaman hias gantung lainnya seperti lobelia yang berwarna biru dan begonia yang cocok untuk tropis dan subtropis.

Baca Juga : Harga Tanaman Hias 2018

  1. Tanaman Hias Bunga Sabrina

Tanaman hias bunga sabrina merupakan tanaman hias yang masuk kategori bonsai. Hanya memiliki ketinggian maksimal 50 cm, tanaman ini sekilas mirip dengan tanaman sintetis atau boleh dibilang tanaman hias yang terbuat dari plastik. Keunikan mengapa tanaman hias ini kini banyak dibudidayakan adalah tidak cepat tumbuh dan berakar panjang, sehingga cocok jika Anda ingin mendekorasi rumah dengan tanaman ini.

Baca Juga : Harga Tanaman Hias Bonsai 2018

  1. Tanaman Hias Bunga Adenium

 Yang terakhir adalah tanaman hias bunga adenium. Tanaman ini merupakan tanaman hias bunga yang terbilang mahal untuk di wilayah Asia. Di Indonesia, tanaman hias ini kerap kali disebut sebagai ‘Kamboja Jepang’, karena hanya bisa tumbuh di iklim kering meski tak menampik bisa tumbuh di semua kondisi.

Tanaman Hias Adenium, Tanaman Hias Adenium, tanaman hias bunga, tanaman hias indoor

Tanaman Hias Adenium

Harga budidaya tanaman ini pun terbilang mahal. Ini dikarenakan pembibitan serta pembenihan dan pemupukan tanaman hias ini butuh biaya yang tidak sedikit.

Baca Juga : Harga Tanaman Bunga

Baca juga : Daftar Tanaman Pengusir Nyamuk Yang Paling Ampuh

Begitulah ulasan singkat sekilas tentang tanaman hias bunga yang menjadi favorit dan banyak dibudidayakan oleh masyarakat karena mudahnya lokasi penanaman serta pemupukan tanaman. Jadi, bagi Anda yang pengagum berat tanaman hias, bisa dicoba untuk membudidayakannya di rumah. Semoga berhasil ya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *