Tanaman Hias Air

Ada banyak ragam tanaman air di bumi Indonesia.  Selain teratai dan lotus, aneka jenis tanaman air yang berbunga maupun tidak, tumbuh merambah rawa-rawa, danau atau tepi sungai.

Beberapa diantaranya kini populer sebagai tanaman air hias di rumah. Berbagai jenis tanaman air hias yang indah dan cantik sebenarnya sangat mudah kita pelihara.

Popularitas tanaman air tumbuh seiring dengan hadirnya teratai dan lotus di kedai-kedai penjual tanaman hias.

Baca Juga : Berbagai Macam Tanaman Hias Bunga Yang Mempesona

Jenis Tanaman Air

Tanaman air pada umumnya bisa dibedakan menjadi 3 jenis yaitu :

  • Tanaman air yang mengapung di permukaan air

Tanaman air yang mengapung di permukaan air hanya bagian akarnya saja yang berada di dalam air.  Batang dan daunnya akan muncul ke permukaan karena memang ia membutuhkan sinar matahari untuk fotosintesis.

  • Tanaman air yang tumbuh di dalam air (tenggelam)

Tanaman air yang tumbuh di dalam air atau tenggelam banyak digunakan untuk menghias akuarium.  Sering juga disebut sebagai tanaman aquascape.

Tanaman Aquascape di akuarium

Tanaman Aquascape di akuarium

Kemampuannya untuk hidup di dalam air bisa digunakan untuk mempercantik akuarium sekaligus sebagai tempat bersembunyi ikan-ikan di dalamnya.

  • Tanaman air yang akarnya di dalam air tetapi sebagian batangnya ada yang di dalam air dan ada yang dipermukaan air

Tanaman air jenis ini banyak yang tumbuh di rawa-rawa atau di tanah yang berlumpur.  Akar dan sebagian batannya berada di dalam air dan dia masih bisa tumbuh.

Kegunaannya biasanya banyak untuk taman yang mengkombinasi air dan tanah sebagai komponennya.  Banyak juga yang dijadikan sebagai tanaman background atau di letakkan di bagian belakang dengan kolam di sekitarnya.

Taman Air

Taman Air

Berikut ini nama-nama tanaman air hias yang dapat mempercantik rumah anda:

7 Nama Tanaman Air Hias Yang Menawan

  1. Melati Air

Melati Air memiliki bunga berwarna putih yang tumbuh berderet pada tangkai  panjang.  Jumlah bunga dalam satu tangkai ada beberapa kuntum.  Bunga-bunga itu akan mekar di pagi hari secara bergantian kemudian akan menguncup.  Biasanya dari bekas bunga-bunga itu tumbuh tunas-tunas tanaman kecil yang kemudian dapat dipisahkan sebagai tanaman baru.

Melati Air

Melati Air

Cara memperbanyaknya adalah dengan memisahkan tunas-tunas anaknya sebagai tanaman baru.  Jangan lupa mengganti media lumpunya dengan yang baru.

  1. Siperus

Orang-orang Mesir sekitar 5000 tahun yang lalu menggunakan tanaman ini sebagai bahan pembuat kertas.  Tanaman ini memerlukan banyak sinar matahari.

Tangkainya menjulang hingga mencapai tinggi 3 meter.  Dari ujungnya muncul serumpun daun halus sebagai rambut yang menyebar bak air mancur.

Siperus

Siperus

Bunganya yang kecil-kecil menyerupai bunga rumput, muncul dari sumbu utama dalam jarak sangat rapat.

Bentuk papirus sangat dekoratif sehingga sering disertakan dalam rangkaian bunga potong.

Mengembangbiakan tanaman ini cukup dengan membelah rumpunnya.

  1. Stok / Cat Tail

Tanaman ini sering di kenal dengan nama tanaman Tipa.  Termasuk jenis tanaman air berbentuk rumput.

Tanaman air Stok memiliki bunga betina yang berbentuk silindris dan berwarna coklat seperti ekor kucing.  Sedangkan bunga jantannya bentuknya mirip dengan bunga betina akan tetapi  lebih kecil.

Cat Tail

Cat Tail

Posisinya  terletak di atas bunga betina.  Bila serbuk sari bunga jantan jatuh di bunga betina yang sudah matang akan terjadi penyerbukan alami.

Tanaman ini akan tumbuh subur di tempat yang terbuka dan mendapatkan sinar matahari penuh.  Umumnya tanaman ini diperbanyak dengan memisahkan rimpang atau rumpunnya.

  1. Tanaman Air Lidi Air

Jika di lihat dari jarak jauh, rumpun tanaman ini akan terlihat seperti lidi terbalik.  Ia memiliki batang-batang  yang gepeng dan berwarna hijau bergaris kuning serta berujung runcing.

Sepertinya hal inilah yang menjadikan tanaman ini disebut dengan nama lidi air.

Lidi Air

Lidi Air

Tanaman ini masih tergolong tanaman hias baru namun dengan cepat mampu merebut hati pecinta tanaman hias.  Keunggulannya adalah tahan terhadap sengatan sinar matahari dan cepat merumpun sehingga sangat indah dilihat.

Bila rumpunnya sudah terlalu banyak, pisahkan tunas anaknya dan tanam di tempat lain.

  1. Apu-apu

Karena kemiripannya dengan lettuce, maka tanaman ini juga di kenal dengan nama water lettuce yang kalau dalam bahasa Indonesia lebih dikenal dengan apu-apu.

Bentuknya unik, ia akan tampak seperti kol yang sedang mengapung di atas permukaan air. Tanaman ini berasal dari sebelah barat Afrika dan banyak tumbuh di sungai Nil.

Apu-Apu

Apu-Apu

Daunnyaberwarna hijau terang bergelombang dari akarnya, sepintas akan terlihat seperti kelopak bunga mawar.  Bila tempat tumbuhnya cocok, garis tengah apu-apu dapat mencapai 15-20 cm.

Apu-apu sebaiknya tidak terkena sinar matahari langsung karena daunnya mudah terbakar.

  1. Kalalili

Kalalili sering juga disebut dengan kala air.  Memiliki bunga putih dan mengkilap berlapiskan lapisan lilin.  Bentuk bunganya unik, menyerupai corong sepanjang kurang lebih 20cm.

Kalalili

Kalalili

Tanaman asli afrika ini memiliki bentuk daun mirip mata panah dengan panjang antara 20 – 30 cm.  Warna daunnya hijau mengkilap.

Bentuk tanaman berupa rumpun sepintas mirip tanaman talas-talasan dengan tangkai berdaging setinggi 40 60 cm.  Proses perbanyakannya bisa dilakukan dengan menggunakan rimpang.  Tanaman ini akan rajin berbunga di udara sejuk

  1. Enceng Gondok

Enceng gondok termasuk tanaman air yang populer di Indonesia.  Awalnya didatangkan dari Brasil oleh orang-orang Belanda sebagai tanaman hias.  Dia mampu berkembang biak dengan cepat sehingga sering disebut sebagai gulma air.

Tanaman Enceng Gondok Dalam Pot

Tanaman Enceng Gondok Dalam Pot

Bunga enceng gondok tampil eksotis dengan warna ungu muda yang tersusun dalam malai dan hanya mekar untuk sehari saja.  Biasanya terdiri dari 4-6 kuntum tiap tangkainya.

Daunnya berbentuk bundar dengan ujung agak meruncing, warnanya hijau cerah dan permukaannya diselimuti lapisan lilin.

Bentuk tangkai enceng gondok menggembung karena berisi rongga udara yang berfungsi  sekaligus sebagai alat mengapung di air.  Akarnya menggantung dan berambut, tumbuh memanjang ke dalam air.

Dari ketujuh jenis tanaman yang di sebutkan di atas, yang dapat digunakan sebagai tanaman air hiasan meja adalah Kalalili.

Tanaman hias air dalam ruangan bisa menggunakan Melati Air dan Stok.  Sedangkan yang lainnya bisa digunakan untuk menghias kolam dan taman di halaman rumah.

Baca Juga : 7 Tanaman Air Yang Dapat Mempercantik Rumah Anda

Budidaya Tanaman Hias Air Tawar

Tanaman hias air tawar bisa dibudidayakan di wadah atau pun di kolam.  Berikut ini adalah acara budidaya tanaman hias air tawar yang sederhana :

  • Persiapkan media tanam dalam bentuk wadah. Kalau akan di tanam di kolam maka akan lebih mudah karena tanaman tinggal di tanam saja di lumpur kolam.  Namun apabila akan di tanam di wadah, beri lumpur di wadah, tanaman tanaman hias di lumpur kemudian isi wadah dengan air.  Sesuaikan wadah dengan ukuran dan jenis tanaman yang akan dipelihara
  • Pemeliharaan tanaman hias air bisa dilakukan dengan cara mengisi wadah berisi tanaman dengan air hingga luber, lakukan setiap hari supaya tanaman sehat.
  • Tanaman air perlu mandi supaya daunnya bersih dan segar. Semprotkan air ke daun dengan tekanan yang rendah untuk menghindari daun menjadi rusak.
  • Potong bunga dan daun yang layu atau tangkai yang rusak agar tidak membusuk dan menjadi penyakit.
  • Beri pupuk menggunakan pupuk kandang dengan cara bungkus 2 sendok pupuk dengan tisu atau kertas koran, benamkan ke dalam air. Letakkan bungkus pupuk di sekitar akar tanaman.  Untuk wadah berukuran 60 cm membutuhkan 6-8 bungkus pupuk kandang.
  • Beri pupuk NPK sebanyak 1 sendok teh, bungkus dengan tisu atau kertas koran, benamkan ke sekitar akar tanaman. Satu wadah berukuran diameter 60cm membutuhkan sekitar 4 bungkus pupuk NPK.
  • Apabila tanaman mulai beranak pinak dan wadah terlihat penuh sesak, maka pindahkan tunas-tunas muda tersebut ke wadah yang lain agar bisa tumbuh dengan baik.
Tanaman Air Di Dalam Rumah

Tanaman Air Di Dalam Rumah

Baca Juga : Aneka Jenis Tanaman Gantung Hias Untuk Mempercantik Rumah

Mencari Tanaman Air Di Sungai

Tanaman-tanaman air yang disebutkan di atas pada umumnya bisa dijumpai di perairan sungai.

Enceng gondok di beberapa sungai bahkan dianggap sebagai gulma atau tanaman pengganggu karena jumlahnya yang terlalu banyak sehingga bisa menghambat masuknya cahaya matahari ke dalam air.

Tanaman Air Di Sungai

Tanaman Air Di Sungai

Kondisi tersebut kemudian menyebabkan beberapa binatang air akan kekurangan makanan di dalam air.

Namun jika kita ingin mendapatkan tanaman air yang tumbuh disungai lainnya kita bisa melakukan penelurusan sungai.

Ketika didapati tanaman air yang bunganya indah kita bisa mengambilnya dan memeliharanya di dalam rumah.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *