Tanaman Cabe Merah

Penyuka makanan pedas akan melihat cabe sebagai yang paling penting.  Tanpanya makanan tidak akan lezat dinikmati.

Bahkan daging paling lezatpun jika tidak dibarengi dengan cabe, bagi penyuka pedas akan berkurang jauh kelezatannya.

Yups, lidah yang terbiasa dengan makanan pedas akan kurang menikmati makanan tanpa kepedasan yang cukup.

Sensasi terbakar di lidah yang terasa karena rasa pedas justru yang menyebabkan penyuka pedas menjadi semakin lahap.

Selera makan menjadi berlipat-lipat dibalik suara huh …hah … yang keluar dari mulut bersamaan dengan waktu mengunyah makanan.

Tanaman cabe merah tidak hanya mampu menimbulkan sensasi pedas, namun juga dapat memberikan warna masakan merah membara dan menggoda untuk dilihat.

Taukah kamu bahwa cabe sebenarnya bukan tanaman asli Indonesia?

Ternyata tanaman cabe ini dibawa oleh penjelajah Portugis sekitar abad 15an sebagai bahan persembahan untuk raja Sunda.  Asalnya sendiri menurut penelitian para arkeolog adalah dari Amerika Tengah.

Karena memang kegunaannya dalam masakan yang penting maka cabe ini menyebar keseluruh penjuru dunia termasuk Indonesia.

Baca Juga : Cara Menanam Cabe Di Pot Untuk Konsumsi Sendiri

Ada berapa siy sebetulnya jenis cabe itu?

Jenis Cabe Merah Yang Dikenal Masyarakat

  1. Cabe Merah Besar

Cabe besar termasuk jenis cabe yang bentuk buahnya besar dan halus.  Tinggi tanamannya 45 – 100 cm dengan ukuran buah antara 6 – 10 cm.

Buah cabe besar yang masih muda akan berwarna hijau dan berubah menjadi cabe merah besar setelah masak.

Tanaman cabe merah besar biasanya hasil cabenya tidak terlalu pedas namum memiliki warna yang menarik.  Sehingga dapat menjadi pewarna makanan alami sekaligus bumbu penyedap rasa.

Cocok bagi yang tidak terlalu menyukai pedas.

Tanaman Cabe Merah Besar

Tanaman Cabe Merah Besar

  1. Cabe Merah Keriting

Tinggi tanaman cabe keriting lebih tinggi dibandingkan dengan cabe besar.  Bisa mencapai 70 – 11- cm tinggi tanamannya.

Buahnya juga lebih panjang-panjang namun lebih ramping dibandingkan dengan cabe besar.  Selain ramping, buah cabe keriting juga berlekuk-lekuk, makanya disebut dengan cabe keriting.

Sama seperti cabe besar, ketika masih muda tanaman cabe akan berwarna hijau dan berubah menjadi tanaman cabe merah keriting ketika sudah masak.  Level kepedasan cabe merah keriting cukup pedas.

Baca Juga :Mengenal 7 Hama Pada Tanaman Cabe

  1. Cabe merah rawit

Sering menjadi sebutan untuk orang yang berbadan kecil namun memiliki prestasi besar, cabe rawit meskipun bentuknya kecil namun kepedasannya lumayan pedas.

Tanaman cabe rawit memiliki tinggi yang tidak setinggi cabe keriting yaitu berkisar 50  –  100 cm.  Panjang buahnya tidak lebih dari 3 cm, sehingga disebut dengan cabe rawit atau cabe kecil.

Untuk buah yang masih muda ada yang berwarna hijau atau putih.  Dan berubah menjadi merah ketika sudah mulai masak.

  1. Paprika Merah

Paprika bentuknya seperti tomat, gemuk dan berongga di dalamnya.  Permukaan buahnya mengkilap atau licin.

Tinggi tanaman ada yang mencapai 150 cm dan memiliki rasa yang tidak pedas.

Warna paprika bisa beraneka warna dan terlihat cantik.  Bisa hijau, kuning atau merah.  Makanya sering juga disebut sebagai cabe hias.

Paprika merah juga banyak digunakan untuk memasak karena sering juga dijadikan sebagai hiasan pemanis masakan.

Ke empat tipe tanaman cabe tersebut masuk ke dalam spesies Capsicum annuum.  Ini adalah spesies cabe yang paling banyak ditanam oleh petani di Indonesia dan paling banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia.

Diluar spesies ini sebenarnya masih banyak spesies cabe yang lainnya.

Baca Juga : Mengenal Jenis Penyakit Pada Tanaman Cabe Yang Merugikan

Nah, kamu termasuk penggemar cabe yang mana? Yang pedas, sedang atau bahkan tidak pedas?

Semua ada pilihan jenis cabenya hlo …. jadi tetap saja bisa kamu nikmati.  Kalau mau menanam sendiri kamu bisa juga budidaya tanaman cabe merah dalam polybag, mudah dan sederhana.

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *