Tanaman Buah Dalam Pot (Tabulampot)

Pengertian Tabulampot

Pernah dengar tabulampot kan?  Iya betul, tabulampot adalah tanaman buah dalam pot.  Atau bisa juga dibalik, tanaman buah dalam pot adalah tabulampot.

Kenapa siy tanaman buah di tanam dalam pot?

Karena menanam buah dalam pot ini memiliki beberapa keuntungan.  Apa saja keuntungannya?

Keuntungan tanaman buah dalam pot

Kelengkeng di dalam pot

Kelengkeng di dalam pot

  1. Tempat yang dibutuhkan tidak terlalu luas. Ini bisa menjadi solusi untuk  yang memiliki halaman sempit namun ingin menanam buah.
  2. Posisi tanaman dapat diatur-atur dan dipindah sesuai dengan selera. Karena wadahnya dalam pot yang bisa mobile, maka tanaman buah dalam pot ini bisa dipindah-pindah.
  3. Pemberian pupuk dan air akan lebih hemat jika tanaman berada di dalam pot. Wadah yang terbatas menjadikan pupuk yang diberikan juga akan lebih terpusat yang lebih mudah terserap oleh tanaman.
  4. Memiliki fungsi sebagai tanaman hias yang mempercantik halaman rumah. Apalagi apabila buahnya sedang keluar … wah pastinya bisa membuat siapa saja yang melihat menjadi tergiur.

Baca Juga : Rahasia Nutrisi/Pupuk Yang Membantu Durian Cepat Berbuah

Lantas bagaimana siy cara kita memilih tanaman buah dalam pot yang sesuai dengan kita?

Tips memilih tanaman buah dalam pot

Tanaman buat yang bisa di tanam di dalam pot semakin hari semakin banyak variasinya.  Pada mulanya, ini sebetulnya sesuatu yang tidak disengaja.

Bibit tanaman buah yang tidak terjual kemudian terus tumbuh dan membesar.  Karena polybag tempat tumbuh tanaman sudah tidak mencukupi, maka tanaman dipindah ke pot yang ukurannya lebih besar.

Ternyata ketika dipindah ke pot yang lebih besar dan berbuah, tanaman ini menjadi indah di lihat.  Bahkan kemudian laku untuk dijual mahal.  Sehingga tambulampot ini pun menjadi alternatif pilihan bagi pedagang buah.

Tanaman Buah Dalam Pot Juga Bisa Menjadi Tanaman Hias

Tanaman Buah Dalam Pot Juga Bisa Menjadi Tanaman Hias

Dari sisi konsumen, adanya tambulampot juga memberikan jawaban atas kebutuhan adanya tanaman buah di halaman rumah mereka yang terbatas.

Nah untuk bisa menanam buah dalam pot ini kita perlu mengenali syarat tumbuh tanaman terlebih dahulu.  Syarat tumbuh itu kemudian di bandingkan dengan kondisi tempat kita tinggal.

Kenapa ini penting?  Karena ternyata tidak semua tanaman bisa berbuah jika di tanam di dalam pot.  Apalagi apabila lingkungan tumbuhnya tidak sesuai dengan kebutuhan tanaman.

Baca Juga : Harga Tanaman Buah Dalam Pot

Kriteria Tanaman Buah Dalam Pot

Berikut ini kriteria tanaman buah yang bisa di tanam di dalam pot

  1. Jenis-jenis tanaman buah yang mudah berbuah jika di tanam di dalam pot antara lain : Kedondong, jambu biji, belimbing manis, jambu air, sawo, mangga, nangka mini, pisang kate, buah naga, lengkeng, dan buah tin.
  2. Tanaman buah yang memiliki kesukaran sedang untuk berbuah ketika di tanam di dalam pot diantaranya adalah : melon, semangka, anggur, nanas, asem, jambu monyet, manggis, delima dan srikaya.
  3. Tanaman buah yang jika di tanam di dalam pot agak sukar berbuah misalnya duku, sirsak, rambutan, salak, pepaya, kelapa, nangka besar dan pisang
  4. Jenis tanaman buah yang sulit berbuah ketika di tanam di dalam pot : alpukat, apel, belimbing wuluh, durian, markisa, leci, dan kersen.

Kesulitan yang dimaksudkan di atas adalah kesulitan untuk berbuah jika di tanam dalam pot.  Karena memang tanaman-tanaman itu membutuhkan ruang yang lebih luas untuk bisa berproduksi dan berbuah.

Lantas bagaimanakah cara menanam buah di dalam pot?  Teknik dan cara untuk menanam buah di dalam pot  akan dibahas di artikel lainnya (Baca Juga : Budidaya Tanaman Buah Dalam Pot)

Media Tabulampot

Tanaman buah yang di tanam di dalam pot memerlukan media tanah yang siap untuk memenuhi kebutuhannya akan unsur hara.

Unsur hara inilah yang akan menjadi makanan bagi tanaman dan digunakan tanaman untuk pertumbuhannya.

Untuk itulah, diperlukan persiapan yang matang dalam menyediakan media tanam tabulampot.  Karena nanti media tanam ini akan menjadi faktor penentu keberhasilan menanam buah di dalam pot.

Pemberian pupuk organik untuk tanaman buah dalam pot

Pemberian pupuk organik untuk tanaman buah dalam pot

Berbeda apabila kita menanam tanaman buah di lahan terbuka.  Ia akan memiliki keleluasaan untuk mencari makanan di tanah dengan akar-akarnya yang masuk ke dalam tanah.

Sedangkan tanaman buah dalam pot, perlu mendapatkan asupan makanan agar bisa tumbuh dengan baik.

Mesti dengan cara ini kabar baiknya adalah dapat memudahkan kita dalam mengontrol ketersediaan haranya.

Faktor penting media tabulampot

Mempersiapkan media tanah untuk tanaman buah dalam pot

Mempersiapkan media tanah untuk tanaman buah dalam pot

Yang perlu diperhatikan dalam menyediakan media tanam tabulampot antara lain :

  1. Memiliki kandungan bahan organik yang tinggi
  2. Memiliki drainase dan aerasi yang baik
  3. Mengandung unsur hara mineral yang dibutuhkan oleh tanaman

Media tanam yang paling baik untuk tabulampot adalah media tanam yang bersifat porus.

Media tanam yang bersifat porus dapat mengalirkan air dengan baik sehingga air tidak tergenang dan becek saat tanaman disirami.

Untuk menjaga agar porositas tanah tetap baik, maka kandungan bahan organik tanah di dalamnya perlu tetap dipelihara.

Cara memelihara kandungan bahan organik tanah ini dilakukan dengan menambahkan pupuk organik ke dalam pot tanaman.

Adanya bahan organik tanah di dalam pot akan membuat mikroorganisme tanah tumbuh dengan sehat dan subur.

Mikroorganisme inilah yang nantinya membantu penyediakan mineral bagi akar tanaman.

Karena pada dasarnya, tanaman menyerap hara dalam bentuk ion mineral yang telah dipecah oleh mikroorganisme tanah itu.

Cara Membuat Tabulampot Cepat Berbuah

Supaya tabulampot yang kita tanam cepat berbuah kita perlu melihat pada :

  • Asal dan kualitas bibit tanaman

Bibit buah tin sebelum di pindah tanam di pot yang lebih besar

Bibit buah tin sebelum di pindah tanam di pot yang lebih besar

Bibit tanaman buah yang berasal dari cangkok dengan indukan yang baik akan menjadi modal pertama untuk mendapatkan tabulampot yang cepat berbuah.

Indukan yang digunakan untuk bahan cangkok juga hendaknya indukan yang memiliki karakter :

  1. Cepat berbuah,
  2. Buahnya banyak, dan
  3. Tahan terhadap penyakit / hama tanaman.

Jika asal bibit dapat ditelusuri kemudian pada saat akan menanam ke pot, pilih bibit yang sehat, daunnya berwarna hijau segar dan tumbuh dengan baik.

  • Melakukan adaptasi bibit setelah dipindah ke pot

Bibit yang baru dipindahtanamkan, memerlukan waktu untuk beradaptasi dan menyesuaikan diri.

Jangan lupa, ukuran pot yang digunakan juga harus sesuai dengan ukuran tanaman.

Untuk bibit yang masik berukuran tinggi di bawah 50cm masih bisa menggunakan pot dengan diameter 30cm.  Namun untuk tanaman buah yang tingginya lebih dari 50cm, perlu dipertimbangkan ukuran pot yang lebih besar.

Bisa juga menggunakan drum untuk supaya nantinya tanaman bisa tumbuh dengan lebih leluasa.

Pot yang dipakai juga perlu diberi lubang di bagian bawahnya, untuk drainase dan aerasi tanah.

Bagian dasar pot juga perlu diberi pecahan genting atau batu bata untuk memudahkan air yang masuk ke dalam pot keluar.  Sehingga mencegah terjadinya genangan air di dalam pot tanaman.

Tanah yang digunakan perlu dicampur dengan sekam dan pupuk organik dengan perbandingan 1 : 1 : 1.

Letakkan tanaman yang baru dipindah ke tempat yang teduh.

  • Pemeliharaan tabulampot

Tanaman yang telah dipindah perlu disiram dengan rutin supaya terhindar dari kekeringan.  Untuk frekuensi penyiraman di musim hujan, lakukan sehari sekali.

Jika di musim kemarau siram tanaman 2 kali sehari.

Jika tanaman telah berusia lebih dari setahun, untuk mempercepat pembuahan perlu dilakukan upaya stress air.

Stress air adalah mengurangi jumlah air yang diberikan ke dalam pot tanaman supaya tanaman lebih cepat berbunga.

Untuk mengimbangi proses pembungaan tanaman, berikan pupuk yang mengandung fosfor dan kalium agar bunga yang muncul tidak rontok.

Setelah bakal bunga muncul, penyiraman rutin dapat mulai dilakukan lagi.  Namun perhatikan, bahwa jumlah air yang diberikan setelah perlakukan stress air itu dinaikkan jumlahnya secara bertahap.

Letakkan pot di tempat yang mendapatkan cukup sinar matahari supaya proses ini berjalan dengan lancar.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *