Sayur Paria

3 min read

Pohon Paria

Sayur Pare Bahasa Inggris

Siapa siy yang tidak tahu sayur pare dengan rasa yang pahit ini? Sayuran ini tentunya sudah familiar di telinga kita semua.

Sayur pare atau bisa juga disebut dengan paria ini merupakan tanaman merambat yang berasal dari Asia Tropik terutama di daerah India bagian Barat yaitu Assam dan Burma.

Dalam bahasa inggris sayur pare biasa disebut dengan nama bitter gourd.

Sayur Paria
Sayur Paria

Tanaman ini termasuk ke dalam anggota labu-labuan atau Cucurbitaceae yang dapat dibudidayakan sebagai sayuran atau sebagai pengobatan tradisional.

Pare atau yang memiliki nama binomial Momordica charantia ini banyak memiliki nama local disetiap daerah yang ada di Indonesia.

Seperti di daerah Jawa disebut dengan paria, pare, pare pahit, pepareh. Sedangkan di Sumatera, peria ini dikenal dengan sebutan prieu, fori, pepare, kambeh, paria dan lain sebagainya.

Peria atau pare ini memiliki buah yang Panjang dan runcing pada ujungnya serta permukaan buah yang bergerigi.

Tanaman ini dapat tumbuh dengan baik di dataran rendah dan dapat ditemukan tumbuh liar pada tanah telantar, tegalan, dibudidayakan atau pun ditanam dalam pekarangan dengan cara dirambatkan di pagar.

Sayur pare tumbuh merambat atau memanjat dengan sulur berbentuk spiral, banyak bercabang, memiliki bau yang tidak enak.

Pohon Paria
Pohon Paria

Selain itu juga memiliki daun tunggal, bertangkai dan letaknya berseling, berbentuk bulat panjang dengan panjang sekitar antara 3,5 sampai 8,5, lebar 4 cm.

Pangkal daunnya hijau tua dengan bentuk seperti jantung dan memiliki bunga tunggal, berkelamin dua dalam satu pohon dengan tangkai yang panjang serta mahkota berwarna kuning.

Memiliki buah yang memanjang dengan bintil-bintil tidak beraturan dan memiliki rasa yang pahit.

Khasiat Sayur Pare

Mungkin banyak orang yang tidak menyukai sayuran pare yang satu ini karena rasanya yang pahit. Tetapi tahukah and ajika sayur pare ini memiliki berbagai khasiat untuk kita loh.

Di Indonesia sendiri sayuran pare biasa diolah menjadi masakan atau pun lalapan.

Tanaman ini juga dapat diolah menjadi tanaman herbal karena buah, daun, biji sampai akar memiliki manfaat dan khasiat bisa diolah menjadi obat tradisional.

Tahu tidak? Tanaman pare atau peria memiliki banyak kandungan nutrisi yang baik untuk tubuh seperti vitamin A, C, E, B1, B2, B3, asam folat dan mengandung berbagai macam mineral seperti zat besi, kalsium, kalium, seng, magnesium, serta fosfor.

Ada juga karbohidrat, antioksidan serta serat. Dengan berbagai macam kandungan pada pare membuat sayuran ini memiliki banyak khasiat.

Adapun khasiat sayur pare yaitu:

  • Mengatasi gangguan pencernaan

Pare memiliki rasa pahit yang dipercaya untuk mengatasi kontipasi. Namun terdapat efek samping dari mengkonsumsi buah ini yaitu dapat memicu rasa mulas serta dapat memperparah gejala maag.

  • Melawan infeksi

Sayur pare ternyata dapat digunakan untuk melawan infeksi yang disebabkan oleh bakteri.

  • Menurunkan kadar gula darah

Beberapa penelitian menunjukan bahwa pare dapat menurunkan kadar gula darah melalui peningkatan metabolisme glukosa.

Hal tersebut dikarenakan pare mengandung stereoid saponin (charatin) yaitu insulin mirip pepsida dan alcohol yang terkonsentrasi dalam pare.

  • Membersihkan batu ginjal

Pare dapat membersihkan batu ginjal karena pare dapat mengurangi tingginya asam yang merupakan penghasil batu ginjal dari dalam tubuh.

Air infus pare dapat menjadi teh yang menyehatkan apabila diminum secara teratur, tetapi jangan ditambahkan pemanis walaupun nanti rasanya akan terasa agak pedas.

  • Memperkuat sistem kekebalan tubuh

Dengan sistem kekebalan tubuh yang baik dapat mencegah terjadinya penyakit dan infeksi musiman.

Pada beberapa penelitian menunjukan bahwa buah dan biji sayur pare dapat bermanfaat untuk mencegah penyakit pernapasan, batuk, lender serta alergi makanan.

Cara Memasak Sayur Pare Agar Tidak Pahit

Pare termasuk dalam sayur-sayuran yang memiliki rasa pahit, tetapi banyak orang yang menyukai sayuran ini.

Rasa pahit yang terdapat dalam pare berasal dari kandungan zat quinine yang tinggi sehingga rasa buah atau sayuran yang terdapat zat ini akan memiliki rasa pahit.

Zat quinine ini merupakan alcohol yang bersifat anti peretik atau Pereda panas dan juga bersifat antimalaria serta analgenik (Pereda sakit) alami.

Ada beberapa cara memasak sayur pare agar tidak pahit, mau tahu caranya?

Berikut kami berikan cara-caranya :

  • Pilih pare yang memiliki ukuran sedang, karena semakin besar ukuran pare maka semakin pahit rasanya. Selain itu, pilih juga pare yang berwarna hijau tua karena pare yang memiliki warna cenderung muda biasanya sudah hampir matang dan biasanya rasanya akan lebih getir.
  • Remas-remas dengan garam dengan cara membelah pare menjadi dua bagian kemudian taburi dengan garam. Setelah itu, remes-remes irisan pare sampai layu dan bilas dengan air mengalir, tiriskan dan siap untuk dimasak.
  • Menggunakan daun jambu biji untuk merebus pare sebelum anda mengolahnya. Proses rebusan pare dapat dilakukan selama 5 menit.
  • Kombinasikan dengan bahan makanan yang cenderung memiliki rasa asin

Pare yang sudah melalui proses perebusan atau diremas sampai layu lebih enak lagi jika dimasak dengan bahan makanan yang rasa asinnya kuat seperti kecap asin, ikan asin dan sebagainya.

  • Olah dengan telur kocok biasanya memiliki rasa yang tidak terlalu pahit. Karena telur bisa menetralkan rasa yang terlalu tajam dan cocok jika dipadukan dengan pare yang getir dan pahit.
Sayur Paria Diolah Dengan Telur
Sayur Paria Diolah Dengan Telur

Baca Juga :

Sayur Paria Untuk Ibu Hamil

Sudah sejak lama jika sayur pare dipercaya sebagai tanaman herbal yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan.

Pare atau Peria ini memang memiliki kandungan nutrisi dan mineral yang banyak didalamnya, sehingga tidak heran jika sayuran ini memiliki banyak manfaat.

Salah satu manfaat pare yang paling dikenal yaitu memilik manfaat dapat menurunkan gula darah. Tanaman pare juga dapat dipercaya mengatasi batu ginjal, psoriasis, abses kulit, luka dan lain sebagainya.

Namun anda perlu memperhatikan dalam mengkonsumsi buah pare, dibalik manfaatnya yang banyak jika anda mengkonsumsi pare secara berlebihan dalam jangka waktu yang panjang tidak disarankan.

Makanan dan minuman atau bahan alami apapun tidak selalu aman ketika dikonsumsi secara berlebihan.

Pare memang dikenal memiliki manfaat yang banyak, namun sayuran yang satu inni tidak disarankan untuk dikonsumsi ibu hamil.

Baik itu diolah menjadi masakan atau pun dimakan secara langsung. Senyawa kimia yang terdapat di dalam sayur pare diduga dapat memicu pendarahan pada Rahim sehingga akan menimbulkan keguguran.

Untuk ibu menyusui juga tidak disarankan mengkonsumsi pare, karena zat aktif uang ada di dalam sayur dengan rasa pahit ini dapat ditransfer pada bayi melalui ASI.

Jadi jika anda ingin mengkonsumsi makanan baik itu buah-buahan, sayur-sayuran atau apapun itu akan lebih baik konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter spesialis kandungan.

Hal tersebut untuk menanggulangi agar tidak tejadi sesuatu hal yang tidak diinginkan.

 

Bayam

ucihadiyanto
3 min read

Manfaat Terong

ucihadiyanto
3 min read

Sayur Terong

ucihadiyanto
3 min read