Pupuk ZA

3 min read

Pupuk ZA bersubsidi berwarna pink

Pupuk ZA – Ada berbagai macam jenis pupuk yang dikembangkan untuk memenuhi nutrisi pada tumbuhan. Banyaknya pupuk dapat dibedakan dari unsur hara yang terkandung di dalamnya.

Pupuk ZA merupakan salah satu pupuk yang mengandung Nitrogen. Nitrogen merupakan unsur hara yang penting bagi tumbuhan.

Selain itu pupuk ini juga memiliki kandungan unsur hara makro lainnya yaitu sulfur atau belerang.

Pupuk ZA
Pupuk ZA

Unsur hara belerang sangat membantu tanaman dalam proses pembentukan bintil pada akar, pembentukan tunas, dan pembentukan zat hijau atau klorofil pada daun.

Jika tanaman kekurangan unsur hara sulfur atau belerang akan menjadikan pertumbuhan tanaman menjadi terhambat sehingga tanaman menjadi kerdil, kurus dan berbatang pendek.

Penimbunan aminda bebas dan asam amino yang mencapai batas maksimal akan berbahaya bagi tumbuhan karena tumbuhan akan mengalami kerusakan system fisiologi sehingga akan mudah terserang hama penyakit.

Rumus Kimia Pupuk ZA

Pupuk ZA atau yang biasa disebut dengan pupuk Amonium Sulfat ini mengandung 21 % hara makro N dan 24 % sulfat. Setiap 100 kg pupuk ZA mengandung 21 kg Nitrogen dan 24 kg Sulfur.

Dari kandungan makronya dapat dilihat bahwa pupuk ini merupakan pupuk tunggal.  Rumus kimia dari Amonium Sulfat (ZA) yaitu (NH4)2SO4. Pupuk ini terbuat dari asam belerang (S) dan gas ammonium (NH4+).

Rumus Kimia Pupuk ZA
Rumus Kimia Pupuk ZA

Pupuk ini berpotensi untuk menurunkan pH pada tanah yang terkena oleh pupuk tersebut.

Hal ini karena ion sulfat pada pupuk ini mudah larut dalam air sedangkan ion ammonium lebih lemah jadi dapat menurunkan pH pada tanah.

Bentuk dari pupuk ini yaitu berbentuk seperti kristal dengan warna yang beragam yaitu merah, putih, merah muda, abu-abu, biru, ke abu-abuan dan kuning.

Manfaat Pupuk ZA

Sebenarnya pupuk ini memiliki banyak manfaat untuk tumbuhan.

Berikut ini beberapa manfaat pupuk ZA untuk tumbuhan.

  1. Memperbaiki warna dan hasil panen
  2. Tanaman menjadi lebih sehat dan tahan terhadap gangguan lingkungan seperti hama, penyakit, kekeringan dan lain-lain
  3. Memperbaiki kualitas dan meningkatkan produksi serta nilai gizi hasil panen dan pakan ternak
  4. Meningkatkan kadar protein pati, padi, gula, lemak, vitamin dan lain sebagainya.
  5. Mempercepat dan meningkatkan pertumbuhan tanaman seperti tinggi tanaman, jumlah cabang dan jumlah anakan.

Belerang juga memiliki beberapa manfaat untuk tumbuhan. Berikut ini manfaat belerang bagi tumbuhan.

  1. Menambah kandungan vitamin dan protein pada hasil panen
  2. Meningkatkan jumlah anakan pada tumbuhan
  3. Sangat penting dalam pembentukan zat gula
  4. Membantu dalam butiran hijau daun sehingga daun akan menjadi lebih hijau

Baca Juga : Pupuk Organik

Pupuk ZA Petrokimia Gresik

PT Petrokimia Gresik merupakan satu-satunya produsen pupuk ZA bersubsidi yang ada di Indonesia.

Untuk membedakan antara pupuk ZA bersubsidi dengan non subsidi dapat dilihat pada warna pupuknya. Agar dapat membedakannya pupuk ZA bersubsidi berwarna pink.

Pupuk ZA bersubsidi berwarna pink
Pupuk ZA bersubsidi berwarna pink

Harga pupuk non subsidi yang diproduksi PT Petrokimia Gresik sewaktu waktu akan dapat berubah sesuai dengan produsen.

Pupuk ini mengandung minimal 20,8 % Nitrogen, minimal 23,8 % belerang, maksimal 1 % kadar air, serta maksimal 0,1 % kadar asam bebas sebagai H2SO4.

Pada PT Petrokimia Gresik untuk pupuk yang bersubsidi berwarna pink dan berbentuk kristal serta dikemas dengan kantong cap Kerbau Emas denga nisi 50 kg.

Baca Juga : Pupuk KCl

Pupuk ZA Untuk Kelapa Sawit

Pupuk ZA untuk kelapa sawit
Pupuk ZA untuk kelapa sawit

Pupuk yang mengandung banyak unsur hara Nitrogen (N) dan belerang (S) ini dirancang untuk menambah unsur hara pada tumbuhan.

Dosis yang digunakan untuk kelapa sawit sesuai dengan umur tanaman tersebut. Untuk menabur pupuk ini minimal 2 minggu, seluruh pupuk diaplikasikan dalam waktu dua bulan.

Tanaman kelapa sawit merupakan tanaman perkebunan berpenghasilan minyak yang di budidayakan di Indonesia.

Produksi kelapa sawit yang tinggi dipengaruhi oleh beberapa factor yaitu varietas bibit, jenis tanah, air dan kecukupan unsur hara (pemupukan).

Dengan pemupukan secara teratur dan pemilihan pupuk yang baik akan menjadikan tanaman kelapa sawit berkualitas.

Unsur hara Nitrogen (N) sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman. Unsur ini dapat ditemukan pada pupuk ZA dan urea.

Dengan unsur Nitrogen yang cukup maka tanaman sawit tidak akan terhambat pertumbuhannya.

Namun jika tanaman kelapa sawit kekurangan unsur hara Nitrogen (N) akan menyebabkan pertumbuhan tanaman terhambat, daun tua menguning (hijau kekuningan) dan kerdil.

Penggunaan pupuk ini pada kelapa sawit akan meningkatkan kuantitas produk tanaman kelapa sawit dan juga memperbaiki kualitas tanaman kelapa sawit.

Baca Juga : Bisnis Perkebunan

Pupuk ZA Untuk Jagung

Ada dua macam atau jenis pemupukan yang dilakukan untuk tanaman jagung yaitu pada musim hujan dan musim kemarau.

Pupuk ZA untuk jagung
Pupuk ZA untuk jagung

Pada musim hujan umur jagung manis yang dipanen berkisar 68 – 69 hst. Pemberian pupuk ZA dan Urea pada musim hujan berbeda karena untuk menekan serangan penyakit bulai.

Untuk mencegah hama dari tanah dapat ditambahkan furadan pada pemupukan pertama pada dosis 14 kg/ha yang dicampur merata dengan pupuk. Caranya dengan menyebar pupuk dengan jarak 5 cm kemudian ditutup dengan tanah.

Ada sedikit perbedaan pada pemupukan pada musim kemarau. Pada musim ini umur panen jagung berkisar 78 hst.

Penggunaan pupuk ini untuk tanaman jagung pada musim kemarau lebih banyak dibandingkan dengan penggunaan pupuk urea.

Hal ini karena untuk dapat mengurangi resiko terhadap serangan penyakit bulai. Untuk pemberian pupuk furadan diberikan 2 kali pada pemupukan pertama dan pemupukan ketiga.

Untuk membudidayakan tanaman jagung factor penentu keberhasilan terletak pada pemupukannya. Tidak hanya tanaman jagung, tetapi semua tanaman juga seperti itu.

Pemupukan baik pupuk organic ataupun pupuk anorganik pada dasarnya bertujuan untuk memenuhi kebutuhan hara yang diperlukan oleh tumbuhan.

Pada umumnya hara dari dalam tanah tidak tercukupi. Tanaman jagung membutuhkan beberapa unsur hara seperti N, P dan K yang banyak  diperlukan dan disebut sebagai hara primer.

Sedangkan hara Ca, Mg dan S diperlukan dalam jumlah yang sedang sehingga disebut dengan hara sekunder.

Pilihan terbaik sebagai pupuk pada tanaman jagung yaitu pupuk ZA. Pupuk ini sangat berguna bagi tanaman karena dapat memenuhi unsur hara belerang.

Selain itu pupuk ini dapat mempercepat pertumbuhan bagian vegetative tanaman pada bagian akar, batang dan daun serta membentuk protein, lemak dan berbagai persenyawaan organic.

Kandungan belerang dan nitrogen yang dinggi pada pupuk ini dapat mempengaruhi pertumbuhan pada tanaman jagung.

Baca Juga : Pupuk Untuk Durian

Harga Pupuk ZA

Harga pupuk ZA yang bersubsidi berbeda jauh dengan harga pupuk non subsidi. Untuk harga pupuk bersubsidi dipatok dengan harga Rp 70.000,- per 50 kilogram.

Sedangkan untuk harga pupuk non subsidi terpaut jauh dengan harga pupuk bersubsidi. Untuk harga ecer pupuk  bersubsidi yaitu Rp 3.000,- per kilogram atau Rp 150.000,- per 50 kilogram.

Hal ini menjadikan penggunaan pupuk non subsidi tidak terlalu besar, petani hanya menggunakan pupuk non subsidi hanya dalam keadaan terdesak saja.

Pupuk Untuk Durian

ucihadiyanto
2 min read

Pupuk Hidroponik

ucihadiyanto
2 min read

Pupuk Organik Cair

ucihadiyanto
2 min read