Pucuk Merah

Tanaman pucuk merah merupakan tanaman hias yang sering digunakan untuk melengkapi variasi tanaman di taman.

Tanaman ini masuk ke dalam keluarga Myrtaceae.  Dan banyak tumbuh di daerah Asia Tenggara, khususnya Indonesia.

Beberapa tahun ini namanya sering disebut karena memang sedang trend.  Itu sebabnya kita akan banyak menjumpainya di taman-taman terbuka.

Keunikan tanaman ini ada pada pucuk daunnya yang ketika masih muda akan berwarna merah muda.  Sehingga sesuai dengan namanya yaitu tanaman pucuk merah.

Klasifikasi Pucuk Merah

Untuk mengetahui dengan pasti tentang karakteristik suatu jenis tanaman, salah satunya bisa dilakukan dengan mengetahui klasifikasinya.

Kemudian bagaimana dengan klasifikasi tanaman pucuk merah ini?

Ternyata ia termasuk ke Kingdom Plantae, Family Myrtaceae, sub family Myrtoideae, Marga Syzygium, dan spesies Syzigium oleana.  Dengan demikian, nama latin pucuk merah adalah Syzigium oleana.

Morfologi Tanaman Pucuk Merah

Daun Pucuk Merah

Daun muda pucuk merah ini akan memiliki warna oranye kemerahan. Dan akan berubah menjadi kuning, hijau muda hingga hijau tua setelah usia daun semakin tua.

Bentuk daunnya oval dengan ujung yang runcing, permukaan daun yang licin dan mengkilap, serta tepi daunnya halus. Sepintas ia akan terlihat seperti daun cengkeh.

Biji Pucuk Merah

Pucuk merah berkembang biak dengan menggunakan biji.  Biji tanaman ini berwarna coklat tua dengan ukuran biji 2-3 mm diameternya.

Meskipun perkembangbiakan utamanya menggunakan biji, namun para nursery lebih banyak menggunakan teknik stek atau cangkok untuk memperbanyak tanaman ini.

Tentu saja teknik ini banyak dipilih karena memang memberikan hasil bibit yang lebih cepat dan banyak.

Bunga Pucuk Merah

Bunga pucuk merah ketika masih kuncup akan berwarna kemerahan di bagian pangkalnya.

Bunga Pucuk Merah Yang Masih Kuncup

Bunga Pucuk Merah Yang Masih Kuncup

Dan ketika mekar akan menjadi bunga yang kepala putiknya berwarna kuning dengan benang sari berwarna putih.

Cara Stek Pucuk Merah

Memperbanyak tanaman ini bisa juga dilakukan dengan cara stek.

Melakukan stek tanaman ini akan sama seperti cara stek tanaman lainnya.

Berikut ini langkah-langkahnya :

  1. Pilih batang tanaman yang umurnya sudah cukup tua dengan kondisi yang sehat (tidak ada penyakit).
  2. Potong batang tersebut dengan ukuran 20 – 30 cm menggunakan pisau yang tajam dan telah telah diolesi fungisida.
  3. Posisi potongan adalah meruncing supaya pada saat menanam lebih mudah. Juga memberikan ruang pertumbuhan akar yang lebih luas.
  4. Masukkan stek ke dalam larutan hormon penumbuh akar untuk mempercepat pertumbuhan akar.
  5. Tanam di media yang telah disediakan.

Manfaat Tanaman Pucuk Merah

Tanaman ini ternyata memiliki manfaat yang banyak bagi kita.  Baik itu dari segi keindahannya, kandungan zat-zat di dalam tubuhnya serta dari segi lingkungan.

Pucuk Merah untuk menghiasi halaman

Pucuk Merah untuk menghiasi halaman

Apa sajakah manfaat yang bisa didapatkan dari tanaman ini?

Berikut ini adalah daftar manfaat tanaman ini :

  1. Sebagai bahan baku pembuatan pewarna alami makanan.
  2. Memiliki kemampuan sebagai anti oksidan jika telah dibuat minyak atsiri (sumber : https://scialert.net/fulltext/?doi=pjn.2017.605.611).
  3. Untuk pengobatan dapat digunakan untuk pelarut metanol.
  4. Dari sisi estetika digunakan untuk mempercantik taman melalui warna daunnya yang indah. Apalagi jika pohonnya dibentuk dengan cantik, sungguh membuat kita betah memandanginya.
  5. Dapat juga digunakan sebagai tanaman pagar.
  6. Dari segi lingkungan dapat menambahkan kesegaran udara dengan oksigen yang dihasilkannya.
  7. Dapat menjadi tanaman peneduh.

Harga Pucuk Merah

Untuk mendapatkan informasi tentang harga tanaman ini, bisa langsung cek ke artikel Harga Tanaman Pucuk Merah.

Cara Merawat Tanaman Pucuk Merah

Tanaman ini lebih cocok menjadi tanaman hias daun luar ruangan (outdoor).  Karena ia membutuhkan sinar matahari dalam jumlah yang banyak untuk dapat tumbuh dengan baik.

Air yang dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhannya tidak terlalu banyak.  Sehingga pastikan bahwa tanah yang digunakan untuk menanam memiliki drainase yang cukup.

Kebutuhan pupuknya adalah pupuk yang memiliki kandungan N banyak untuk mendukung pertumbuhan daunnya.

Karena ia lebih banyak mengutamakan pertumbuhan vegetatif, maka jenis pupuk urea masih cukup bagus untuk mendukung agar ia tumbuh subur.

Tentu saja bukan hanya pupuk urea saja yang dibutuhkan.  Pupuk organik dalam jumlah yang cukup akan sangat membantu pertumbuhan akar tanaman agar sehat.

Tanah dengan banyak kandungan bahan organik (seperti yang didapat dari pupuk organik) akan meningkatkan kemampuan tanaman dalam menyerap unsur-unsur hara di dalam tanah.

Kenapa?

Karena banyaknya bahan organik tanah memberikan lingkungan tumbuh mikroorganisme tanah dengan baik.

Mikroorganisme tanah ini sangat penting untuk memecah unsur-unsur hara yang ada di dalam tanah.  Nah, unsur hara dalam bentuk ion-ion inilah yang nantinya akan diserap oleh akar tanaman.

Pemberian pupuk untuk tanaman  ini juga bisa dilakukan dengan cara disemprotkan ke daunnya agar dapat langsung terserap oleh tanaman.

Cara Memangkas Pucuk Merah

Keindahan utama tanaman ini ada pada warna daun mudanya yang oranye kemerahan.  Apalagi ketika sedang terkena sinar matahari, maka daunnya akan terlihat berkilau sangat indah.

Supaya daun muda ini tetap tumbuh, maka perlu dilakukan pemangkasan teratur, sekaligus untuk menjaga bentuknya.

Untuk bisa membentuk tanaman ini dengan indah, maka diperlukan beberapa peralatan, yaitu :

  1. Gunting tanaman yang tajam
  2. Benang kasur atau tali rafia
  3. Batu atau pemberat tali
  4. Untuk bentuk tanaman yang agak rumit maka perlu ditambahkan kawat bendrat
  5. Tang untuk mengulir kawat bendrat

Cara Membentuk Tanaman Pucuk Merah

Memangkas pucuk merah akan lebih mudah jika sebelumnya tanaman ini telah dibentuk sebelumnya.  Nah, pola inilah yang nantinya bisa kita ikuti dalam proses pemangkasan pohon pucuk merah.  Jadi ini adalah proses untuk merapikan tanaman saja.

Akan tetapi, apabila ternyata ini adalah proses membentuk yang baru dilakukan pertama kali maka kita memerlukan alat bantu berupa tali atau kawat untuk memandu kita dalam memotong bagian-bagian tanaman.

Kemudian bagaimanakah cara membentuk tanaman ini?

Untuk mendapatkan bentuk tanaman kerucut pada pucuk merah kita bisa menggunakan tali rafia sebagai alat bantu.

Tali rafia dililitkan sesuai dengan bentuk yang diharapkan dan nantinya dia dipakai sebagai panduan kita dalam memotong ranting dan daun tanaman.

Untuk bentuk-bentuk yang lebih rumit, bisa menggunakan kawat yang dililitkan.  Penggunaan kawat ini dipilih karena kemampuannya untuk bisa dibentuk-bentuk dengan lentur.

Bentuk kawat sesuai dengan desain yang diinginkan, kemudian lilitkan tanaman pada kawat tersebut.  Kemudian rapikan sisanya menggunakan gunting tanaman.

Metode ini juga sering digunakan untuk membentuk tanaman teh-tehan yang juga dapat dibentuk dengan aneka bentuk yang indah.

Meskipun tanaman hias ini tidak sefleksible teh-tehan, namun ia juga masih dapat dibentuk dalam aneka bentuk yang indah.

Bentuk yang umumnya di buat memang bentuk kerucut.  Namun ia juga dapat dibentuk menjadi bulat, melengkung dan lain sebagainya.

Bonsai Pucuk Merah

Bonsai tanaman ini bisa dibuat dengan mengkombinasikan ukuran pot yang kecil serta kemampuan membentuk bonsai yang dimiliki.

Caranya hampir sama dengan cara membentuk tanaman ini di taman.

Hanya saja untuk tanaman dalam bentuk bonsai memiliki ukuran yang lebih kecil sehingga proses membentuk dan memangkasnya akan lebih mudah.

Mungkin Anda juga menyukai