Pohon Jati

13 min read

Pohon Jati

Pohon Jati Merupakan Vegetasi Khas Dari

Siapa siy yang tidak tahu dengan pohon jati?

Pohon jati merupakan jenis pohon penghasil kayu bermutu tinggi dengan pohon yang besar, batang lurus, dapat tumbuh mencapai tinggi antara 30-40 meter.

Selain itu juga memiliki daun besar yang gugur di musim kemarau.

Tanaman yang memiliki nama ilmiah Tectona grandis.L.F ini dapat digunakan sebagai bahan pembuatan perahu, flooring, furniture, lemari, alat music, bantalan rel kereta api, tiang jembatan, gelagar rumah dan lain sebagainya.

Pohon jati ini merupakan vegetasi khas dari hutan musim.

Hutan musim ini terdapat pada wilayah-wilayah yang memiliki pergantian musim yang jelas yaitu musim kemarau dan musim penghujan.

Selain itu juga memiliki periode musim kemarau yang relative Panjang. Pada umumnya ketika musim kemarau tanaman vegetative hutan musim akan menggugurkan daun atau meranggas.

Hal tersebut dilakukan untuk mengurangi tingkat penguapan yang tinggi pada tumbuhan.

Salah satu contoh tanaman yang meranggas pada musim kemarau yaitu pohon jati.

Selain menggugurkan daun ketika musim kemarau, hutan musim ini juga memiliki ciri khas lain yaitu kawasan hutan tersebut lebih didominasi oleh satu jenis tumbuhan utama atau yang disebut dengan hutan homogen.

Deskripsi Pohon Jati

Tanaman pohon jati merupakan tanaman dengan pohon yang besar, tinggi dan berkualitas karena daya tahan dan stabilitasnya.

Pohon jati dapat tumbuh dengan tinggi mencapai 30 sampai 45 meter dan dengan diameter sekitar 200 cm. Dalam Bahasa Inggris pohon jati dikenal oleh dunia dengan sebutan teak yang diambil dari kata thekku dalam bahasa Malayalam.

Bahasa tersebut merupakan bahasa dari negara bagian Kerala di India Selatan. Jati termasuk kedalam keluarga lemiceae atau anggota tumbuhan berbunga dengan nama ilmiahnya yaitu Tectona grandis.L.F.

Pohon jati dapat tumbuh di daerah dengan curah hujan berkisar antara 1500 – 2000 mm/tahun dengan suhu antara 27 – 36 derajat celcius baik di dataran rendah atau pun di dataran tinggi.

Tempat yang paling baik untuk pertumbuhan tanaman jati yaitu dengan tanah dengan pH antara 4,5 – 7 dan tidak dibanjiri dengan air.

Karena tanaman jati tidak tahan genangan air dan akan menyebabkan akar menjadi busuk. Tumbuhan yang satu ini cocok dengan hutan yang beriklim tropis.

Pohon jati memiliki daun berbentuk elips yang lebar dan dapat mencapai 30 – 60  cm ketika dewasa.

Ciri-Ciri Pohon Jati

Pohon Jati
Pohon Jati

Kebanyakan orang pasti tidak asing lagi dengan nama pohon jati. Pohon jati memiliki kayu yang kuat dan dapat dimanfaattkan untuk berbagai hal seperti untuk membuat rumah.

Biasanya pada musim kemarau daun dari pohon ini akan mengering. Tanaman yang hanya dapat tumbuh di hutan hujan tropis dengan suhu berkisar 27 – 300C dan tingkat pertumbuhannya pun lambat.

Oleh sebab itu membutuhkan waktu yang lama untuk dapat dimanfaatkan. Adapun beberapa keunggulan yang menjadi ciri-ciri dari kayu jati yaitu:

  • Kayu dari pohon jati ini kuat dan besar dengan diameter sekitar 200 cm
  • Pohon jati ini awet jika digunakan untuk pembuatan barang
  • memiliki kulit kayu berwarna coklat kuning keabuan dengan tekstur pecah-pecah menurut alur memanjang, lepas dan bersisik.
  • Daunnya berhadapan, berpucuk lancip serta bertangkai pendek dengan bagian atas daun berwarna hijau kasar. Sedangkan bawah daun berwarna hijau kekuning-kuningan dan berbulu halus serta diantaranya rambut-rambut merah mengembang jika dsobek atau dirusak daunnya akan menjadi merah.
  • Biasanya pohon jati setiap tahun akan berbunga dengan lebat mulai pada awal musim hujan dan apabila air cukup dapat berbunga di musim kering (pada daerah aliran sungai).

Pohon Jati Bisa Tumbuh Optimal Di Tanah

Pohon jati merupakan salah satu tumbuhan yang mendominasi di Indonesia.

Tanaman ini sangat baik di budidayakan di Indonesia karena kondisi cuaca dan lingkungannya sangat mendukung untuk pertumbuhan tanaman pohon jati.

Pohon jati dapat tumbuh secara optimal pada tanah mediteran yang mengandung tanah.

Secara geologis pohon jati tumbuh pada tanah dengan batuan induksi yang berasal dari formasi limestone, granite, gneiss, mica schist, sandstone, quartzite, conglomerate, shale dan clay.

Tanaman ini akan tumbuh dengan baik bahkan lebih pada lahan dengan konsisi fraksi lempung, lemoung berpasir atau pada lahan liat berpasir.

Untuk menghasilkan pertumbuhan secara optimal maka tanaman jati memerlukan kondisi lahan yang dalam dan memiliki keasaman tanah (pH) optimum berkisar 6,0.

Tetapi ada beberapa Kawasan dengan pH rendah berkisar antara 4-5 dapat ditanami pohon jati dengan pertumbuhan yang baik.

Hal tersebut karena tanaman jatisensitif terhadap rendahnya nilai pertukaran oksigen di dalam tanah.

Sehingga pohon jati yang berada pada lahan yang berporositas dan memiliki drainase baik akan tumbuh baik karena akar akan mudah menyerap unsur hara.

Kondisi kesuburan pada lahan juga akan mempengaruhi perilaku fisiologi tanaman yang ditunjukkan oleh perkembangan tumbuh pohon yaitu tinggi dan diameternya.

Baca Juga :

Bahasa Inggris Pohon Jati

Dalam bahasa inggris pohon jati ini disebut dengan nama teak.

Nama tersebut diambil dari bahasa Malayalam yang merupakan bahasa di negara bagian Karalana di India Selatan.

Menurut beberapa ahli botani, pohon jati merupakan sepesies asli dari Burma kemudian menyebar ke Semenanjung India, Thailand, Filipina serta Jawa.

Sebagian ahli lainnya menganggap bahwa pohon jati merupakan spesies di Burma, India, Muangthai dan Laos.

Pohon jati akan menggugurkan daun di musim kemarau dan sekitar 70% kebutuhan jati dunia pada saat ini dipasok oleh Burma. Kemudian sisanya dipasok oleh India, Thailand, Jawa, Srilangka dan Vietnam.

Klasifikasi Pohon Jati

Tanaman pohon jati ini memiliki kayu dengan kualitas tinggi dan memiliki berbagai macam kegunaan dalam kehidupan sehari-hari.

Pohon tersebut dapat dimanfaatkan dalam bidang industry perabotan rumah tangga seperti pembuatan meja, kursi, lemari dan lain-lain.

Adapun klasifikasi dari tanaman pohon jati sesuai dengan taksonominya yaitu sebagai berikut:

Kingdom              : Plantae

Subkingdom        : Viridiplantae

Divisi                    : Tracheophyta

Subdivisi              : Spermatophyta

Kelas                   : Magnoliopsida

Ordo                    : Lamiales

Famili                  : Lamiaceae

Genus                 : Tectona

Spesies               : Tectona grandis Linn. f

Nama Latin Pohon Jati

Kebanyakan orang yang ada di Indonesia tentunya tahu dengan pohon jati. Karena pohon ini merupakan salah satu pohon yang banyak dibudidayakan di Indonesia. Pohon jati memiliki nama lain Tectona grandis L.f dengan klasifikasi tanaman yaitu sebagai berikut:

Kingdom              : Plantae

Divisi                    : Magnoliophyta

Kelas                    : Magnoliopsida

Ordo                     : Lamiales

Famili                   : Lamiaceae

Genus                  : Tectona

Spesies                : T. grandis

Sifat Kayu Jati

Di Indonesia, jati Jawa menjadi primadona bagi setiap masyarakat.

Jati jawa memiliki tekstur yang lebih halus dan mamiliki kayu yang lebih kuat jika dibandingkan dengan pohon jati dari daerah lainnya.

Apalagi pohon jati dari Jepara yang sudah terkenal dengan keunggulannya.

Produk ekspor yang berbahan dari jati jawa khususnya Jawa Tengah ini sangat terkenal dan diburu oleh para kolektor baik dari dalam atau pun luar negeri.

Adapun beberapa sifat dari pohon jati Jawa sesuai dari jenisnya diantaranya yaitu:

  • Pohon jati lengo atau jati malam memiliki tekstur kayu yang keras, berat, ketika diraba terasa halus serta mengandung minyak. Memiliki warna gelap, banyak terdapat bercak dan bergaris.
  • Pohon jati sungu memiliki sifat kayu yang padat dan berat dengan warna hitam.
  • Pohon jati doreng memiliki sifat kayu yang sangat keras dengan warna loreng-loreng hitam menyala dan sangat indah
  • Pohon jati kembang
  • Pohon jati kapur memiliki kayu berwarna keputih-putihan karena mengandung banyak kapur. Selain itu kayunya juga kurang kuat dan kurang awet.

Fungsi Pohon Jati

Ada beberapa fungsi yang didapatkan dari budidaya pohon jati. Apa saja ya fungsi dari pohon jati tersebut? Berikut kami berikan beberapa fungsi dari pohon jati yaitu sebagai berikut.

  • Fungsi ekonomis lain dari hutan Jati Jawa

Hutan jati Jawa memang memiliki fungsi ekonomis bagi petani atau pun masyarakat yang berada di sekitar hutan tersebut.

Karena hutan jati tersebut menyediakan lahan garapan dan disela-sela pepohonan para petani menanam palawija berbanjar-banjar.

Para petani juga memperoleh penghasilan tambahan berupa madu dan sejumlah sumber makanan berkarbohidrat dan obat-obatan.

  • Fungsi non ekonomis hutan jati Jawa

Dengan lahan yang cukup luas, hutan jati dipandang memiliki fungsi non ekonomis sebagai berikut:

  1. Fungsi penyangga ekosistem

Tajuk pepohonan pada hutan jati akan menyerap dan menguraikan zat pencemar atau polutan dan cahaya yang berlebihan. Selain itu juga dapat melakukan proses fotosintesis yang menyerap karbondioksida dari udara dan melepaskan kembali oksidan dan uap air ke udara. Hal tersebut dapat membantu menjaga kestabilan iklim di dalam atau pun di sekitar hutan. Akar dalam pepohonan jati tumbuh melebar dan mendalam sehingga akan membantu menggemburkan tanah, memudahkan air dan udara yang masuk ke dalamnya.

  1. Fungsi biologis

Pohon jati akan membuat erosi tanah lebih besar, tajuk jati pun rakus terhadap cahaya matahari sehingga cabang-cabang tak sepestinya bersentuhan. Tanaman jati berkembang dengan sejumlah tanaman disekitarnya. Sejumlah tanaman tersebut ditanam sebagai tanaman untuk sela untuk menahan erosi pada tanah dan menjadi kesuburan.

  1. Fungsi sosial

Di Jawa banyak terdapat lahan hutan yang dikukuhkan sebagai hutan produksi maupun hutan non-produksi. Memberikan berbagai layanan sebagai pusat penelitian dan Pendidikan, pusat pemantauan alam, tempat berekreasi dan pariwisata, serta dapat menjadi sumber pengembangan budaya.

Manfaat Pohon Jati

Tanaman pohon jati merupakan salah satu tanaman yang dapat menghasilkan kayu dengan kualitas yang luar biasa dan sudah terkenal di seluruh dunia.

Ada sejumlah tanaman yang memilih kayu jati sebagai bahan dasarnya.

Karena pada dasarnya kayu jati ini memiliki daya tahan yang sangat lama. Berikut beberapa manfaat dari pohon jati sesuai dengan sifatnya yang kuat, keras, tahan lama dan tidak mudah mengalami perubahan bentuk.

  • Untuk pembuatan rumah

Rumah pada zaman dahulu banyak yang menggunakan kayu bukan semen dan batu bata seperti sekarang ini. Apalagi rumah yang berada di pedesaan tentunya mengandalkan kayu sebagai bahan utamanya.

  • Meubel dan furniture

Kayu jati termasuk kayu yang mudah untuk diolah dan dipotong sehingga sering dimanfaatkan untuk bahan baku pembuatan meubel dan furniture yang biasanya diukir.

Berbagai meubel dan furniture yang dibuat yaitu seperti meja makan, kursi, lemari, kusen, pintu dan juga tempat tidur.

  • Hiasan rumah

Selain digunakan untuk furniture dan meubel, kayu jati juga dapat digunakan sebagai hiasan rumah.

Dengan warna kayu jati yang khas dan tahan lama akan membuat hiasan rumah anda semakin terlihat menarik.

Ada beberapa jenis ukiran dan pajangan rumah yang terbuat dari kayu jati diantaranya yaitu ukiran dinding, pigura foto, ukiran-ukiran yang berada di kursi atau pintu, serta pajangan-pajangan lainnya.

  • Untuk dekorasi luar ruangan

Tidak hanya untuk memperindah setiap ruangan di rumah saja loh.

Kayu jati ini juga dapat digunakan untuk dekorasi luar ruangan karena kualitas kayu jati tidak mudah berubah meskipun terus-terusan diterpa hujan atau pun panas.

Anda dapat menggunakan kayu jati untuk membuat dekorasi outdoor seperti gazebo, kursi taman, ayunan, tiang garasi dan lain-lain. Sehingga tempat tinggal anda akan terlihat indah.

  • Sebagai rangka konstruksi jembatan

Mungkin sekarang sudah jarang yang menggunakan kayu jati sebagai konstruksi jembatan karena sekarang ini kebanyakan menggunakan besi baja dan beton.

Namun ada beberapa yang masih menggunakannya sampai saat ini. Kayu jati terbukti memiliki kekuatan dan ketahanan yang sangat baik dan menjadi salah satu komoditi ekspor yang menjanjikan karena memiliki harga jual tinggi serta kualitasnya yang tinggi.

Jenis Pohon Jati

Pohon jati memang terkenal dengan kekuatan dan kualitas dari kayunya. Ternyata pohon kayu ini memiliki beberapa jenis loh.

Lalu apa saja ya jenis dari pohon kayu jati?

Di Indonesia sendiri pohon jati memiliki beberapa jenis dengan kualitas yang unggul.

Nah berikut kami berikan beberapa jenis pohon jati yang unggul dan sering digunakan untuk bisnis.

Sehingga anda yang menginginkan bisnis kayu jati dapat memilih salah satu dari beberapa jenis pohon jati berikut ini.

Jati unggul

Jenis jati unggul ini merupakan hasil cloning dari induk jati plus atau jati elit. Pohon ini memiliki beberapa keunggulan yaitu:

  • tumbuh dengan cepat,
  • batang bebas yang relative tinggi serta
  • tingkat kelurusan batang lebih baik daripada pohon jati lainnya.

Untuk menghasilkan pohon jati unggul, bibit yang diambil yaitu dari pohon-pohon terbaik yang merupakan hasil seleksi Perum Perhutani sejak tahun 1982 di Cepu, Jawa Tengah. Kemudian hasil tersebut dijadikan sebagai sumber bibit yang melalui pembiakan vegetative mikro atau kultur jaringan atau tissue culture.

Jati super

Jenis jati yang selanjutnya yaitu jenis jati super. Pohon jati jenis inni merupakan tanaman impor dari Malaysia, tetapi Siahaan (2001) asal bibit pohon dari klon jati super Thailand.

Pohon jati super juga memiliki keunggulan tersendiri dibanding dengan jenis pohon jati lainnya yaitu sebagai berikut:

  • Pertumbuhan tanaman 99% lebih seragam dan untuk bibit jati dari biji hanya 20%
  • Bibit lebih tahan penyakit
  • Tingkat pertumbuhannya lebih cepat per tahunnya
  • Bentuk batang dari pohon jati jenis ini lebih lurus dan memiliki sedikit percabangan
  • Biaya untuk merawatnya pun lebih rendah dan perawatannya lebih sederhana
  • Bibit tersebut bebas dari kontaminasi HPT (Hama dan Penyakit Tanaman)

Jati Solomon

Jati Solomon atau yang dikenal dengan jati jumbo ini merupakan jenis jati yang dikembangkan di kepulauan Salomon yang berada di sebelah timur Papua Nugini. Pohon jati salomon atau jati jumbo ini memiliki beberapa ciri khas tersendiri yaitu:

  • Memiliki daun yang cukup lebar, sedikit tebal dan kuat
  • Batangnya tegak lurus dengan bentuk bulat besar
  • Pohon jati jenis ini tumbuh lurus ke atas
  • Memiliki pasangan daun yang serasi dengan warna hijau kebiruan.

Selain itu varian dari jati ini juga memiliki kelebihan juga loh diantaranya yaitu:

  • Memiliki batang yang tahan akan penyakit
  • Dapat tumbuh dengan cepat dan dapat dipanen ketika pohon berumur 7-12 tahun
  • Relative memiliki sedikit percabangan serta puncak batangnya kuat
  • Memiliki daya tahan yang luar biasa, batangnya pun jarang patah karena badai atau pun hama

Jati emas

Jati emas sama seperti jenis jati Solomon karena sama-sama memiliki kecepatan tumbuh yang bagus.

Jenis jati ini merupakan bibit unggul hasil teknologi kultur jaringan dengan induk tanaman yang berasal dari Myanmar.

Pohon jati emas ini sudah ditanam secara luas di Myanmar dan Thailand pada tahun 1980. Sedangkan di Malaysia pada tahun 1990 dan di Indonesia pada tahun 1996. Adapun beberapa kelebihan dari tanaman jati emas yaitu:

  • Pertumbuhan batang pohon cepat. Ketika berumur 5 – 7 tahun sudah memiliki batang dengan diameter 27 cm serta tinggi pohonnya berkisar 16 meter.
  • Memiliki batang lurus dan jarang terdapat bengkokan pada batang pohon
  • Memiliki masa panen berkisar antara 7 – 15 tahun

Sedangkan untuk kekurangan dari pohon jati emas ini yaitu:

  • Harga kayunya lebih murah dibandingkan jati perhutani
  • Memiliki pori-pori batang yang tinggi sehingga kekuatannya tidak sekuat pohon jati perhutani
  • Memiliki kadar air yang tinggi dan memiliki gubal kayu (bagian tepi atau pinggir kayu) lebih tebal dibandingkan dengan jenis lainnya

Jati biotropika

Sebenarnya jati biotropika memiliki jenis yang sama dengan jati emas dan berasal dari satu klon yang sama, hanya saja yang membedakan yaitu branding dengan nama yang berbeda.

Munculnya jati biotropika ini lebih disebabkan karena permintaan pasar yang begitu besar pada bibit jati kultur jaringan.

Pohon Jati Belanda

Jati Belanda atau yang memili nama ilmiah Guazuma ulmifolia merupakan salah satu tanaman yang dikenal sebagai tanaman obat.

Biasanya daun dari pohon jati belanda ini dibuat menjadi teh dan sudah umum terdapat pada jamu pelangsing. Tanaman yang satu ini memiliki nama lain loh, seperti di daerah Jawa pohon jati belanda disebut dengan nama jati londo atau jatos landi.

Tahu tidak? Ternyata jenis pohon jati ini memiliki banyak manfaat.

Secara tradisional daun jati belanda memiliki khasiat dan bermanfaat sebagai obat pelangsing tubuh serta menurunkan kadar lemak dalam tubuh.

Tidak hanya daunnya, biji dari pohon ini juga dapat digunakan sebagai obat sakit perut dan kembung serta dapat juga digunakan sebagai obat batuk.

Selain itu, dekok kulit batang pohon jati belanda dapat digunakan sebagai obat malaria, diare dan sifilis. Jenis ini juga dapat digunakan untuk mengobati influensa (flu), pilek, demam, disentri, luka serta patah tulang.

Ekstrak dari daun jati belanda ini dapat menekan pertumbuhan bakteri dalam tubuh seperti bakteri Staphylococcus aureusShigella dysenteria, dan Bacillus subtilissecara in vitro.

Pohon Jati Cina

Pohon jati Cina atau yang memiliki nama latin Senna alexandrina ini merupakan genus besar tanaman berbunga. Tanaman ini termasuk ke dalam keluarga Fabaceae dengan subfamily Caesalpinioideae yaitu Senna (dari bahasa Arab sana) atau sennas.

Berbagai genus pada tanaman ini berasal dari Benua Afrika khususnya yaitu daerah Mesir dan Sundan di wilayah Nubia serta dekat Khartonun(Sudan).

Tanaman yang satu ini sudah terkenal sejak Abad ke-9 oleh para Ahli Media Arab, Serapion dan Sesue dimana buah dan daunnya dapat diggunakan sebaga obat pencahar (laxative).

Jati Cina termasuk tanaman semak yang tumbuh di alam tropis atau pun non tropis secara liar dengan ketinggian mencapai 2 – 3 meter.

Setiap pohonnya terdapat 4 – 5 tangkai daun dengan bagian atasnya berwarna hijau keabu-abuan dan pada bagian bawah berwarna hijau kekuningan.

Tanaman ini termasuk dalam tanaman berbunga dengan bunga berwarna kuning terang. Bunganya berbentuk kumpulan, tidak seperti daunnya yang sendiri-sendiri.

Pohon Jati Emas

Pohon kayu jati emas dianggap sebagai salah satu jenis kayu berkualitas tinggi dan merupakan jenis kayu jati unggul hasil pemulihan bioteknologi.

Secara fisik, tanaman ini memiliki sifat yang lebih diantaranya yaitu kecepatan tumbuh yang tinggi, bentuk batang silindris, tidak banyak cabang dan lain sebagainya.

Dengan beberapa sifat tersebut pohon jati yang biasanya dipanen dalam jangka waktu yang lama berkisar antara 60- 80 tahun sekarang bisa dipanen dengan umur yang relative lebih pendek yaitu berkisar antara 5-15 tahun.

Tahu tidak?

Tanaman jati emas tidak banyak berbeda dengan tanaman jati local seperti dalam hal penanaman dan pemeliharaan.

Pohon jati ini termasuk dalam salah satu jenis tanaman yang mudah tumbuh termasuk pada lahan yang kurang subur dan sulit air.

Di Indonesia pohon jati ini banyak terdapat di Jawa, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Nusa Tenggara Barat (Sumbawa), Maluku dan Lampung.

Curah hujan yang diperlukan untuk penanaman jati ini berkisar antara 1500-2000 mm/tahun dengan ketinggian antara 50-800 meter dpl.

Untuk menanamnya pastikan tanah yang anda gunakan mengandung kapur dan hindari tanah yang becek dan cadas.

Pohon Jati Putih

Pohon jati putih merupakan tanaman yang berasal dari Asia Tenggara. Negara lain menyebut jati putih dengan nama Gamari atau Gumadi (India), Gamar (Bangladesh) atau Yemane (Myanmar).

Tanaman ini juga termasuk pada tanaman penghasil kayu yang produktif. Semua bagian pohon jati putih dapat dimanfaatkan untuk dijual mulai dari batang gelondongan, cabang bahkan sampai ranting pohonnya pun dapat dimanfaatkan.

Oleh sebab itu banyak petani yang tertarik untuk membudidayakannya dengan nilai ekonomis yang tinggi. Tanaman ini biasanya ditanam di tepi jalam, di kebun, di halaman dan sebagainya.

Tanaman jati putih termasuk pohon dengan ukuran sedang dengan tinggi dapat mencapai 30-40 meter dan memiliki diameter rata-rata 50 cm bahkan terkadang bisa mencapai 140 cm.

Memiliki kulit halus atau bersisik dengan warna coklat muda sampai abu-abu. Ranting pohonnya halus licin atau berbulu halus, memiliki bunga kuning terang yang mengelompk.

Panjang bunga dapat mencapai 25 mm dengan bentuk tabung tang terdapat 5 helai mahkota. Biasanya bunga akan mekar pada malam hari dan pada umumnya penyerbukan dilakukan oleh lebah.

Pohon Jati Solomon

Pohon Solomon termasuk dalam salah satu jenis tanaman jati. Tanaman ini dari klon jati-jatian super yang berasal dari Myanmar dan Thailand dimana oleh para ahli dibudidayakan serta dikembangkan selama puluhan tahun di kepulauan Solomon.

Daun dari jati Solomon ini tidak terlalu melebar, namun tebal, kuat dan tumbuh condong keatas serta tumbuh dengan serasi dan berwarna hijau kebiru-biruan. Batangnya tegak lurus vertical, dengan bentuk bulat dan besar (sangat kokoh).

Tumbuhan ini termasuk tanaman yang tahan dengan penyakit, tumbuh sangat cepat dan relative memiliki sedikit cabang.

Pucuk batang relative kuat dan jarang patah sehingga dapat tumbuh dengan sempurna. Tanaman jati yang sering patah pada bagian pucuknya maka akan tumbuh bercabang-cabang.

Maka dari itu pohon akan tumbuh agak pendek dan hasil kayunya akan berkurang tidak seperti biasanya.

Jenis Pohon Jati Yang Cepat Panen

Pohon jati merupakan salah satu pohon yang banyak dibbudidayakan di Indonesia. Hal tersebut dikarena pohon jati memiliki prospek yang bagus di Indonesia terutama pada pasar furniture.

Kayu dari jenis pohon inni termasuk kayu yang memiliki kualitas bagus dan tentunya awet serta tidak mudah keropos.

Biasanya untuk memanen pohon jati membutuhkan waktu yang sangat lama. Tetapi tahukah anda bahwa ada jenis pohon jati yang cepat panen? Nah berikut kami berikan beberapa jenis tanaman jati yang cepat panen:

  • Pohon jati unggul

Pohon jati ini merupakan hasil kloningan dari induk berupa pohon jati plus atau jati elit. Salah satu jenis pohon jati yang memilki pertumbuhan yang cepat. Selain itu juga memiliki keunggulan lain yaitu batang yang relative tinggi dan memiliki tingkat kelurusan yang lebih baik dibandingkan dengan pohon jati yang tumbuh disekitarnya.

  • Jati super

Jenis jati yang satu ini merupakan hasil kultur jaringan yang berasal dari kebun jati di Malaysia, tetapi asal klon jati super ini dari Thailand. Ada ratusan biji yang didatangkan dari beragai negara diantaranya yaitu Thailand, Indonesia, India, Afrika ditanam dilokasi dengan luas 440 ha. Dari 440 ha pohon jati ditemukan 33 pohon yang pertumbuhannya sangat cepat dibandingkan dengan pohon jati lainnya.

  • Jati emas

Jati emas juga termasuk tanaman jati yang tumbuh dengan cepat. Tanaman ini merupakan bibit unggul dari hasil teknologi kultur jaringan dengan induk tanaman yang pada mulanya berasar dari Malaysia.

  • Jati biotropika

Jenis jati biotropik merupakan jenis hasil produksi bersama antara Seameo Biotrop dan PT PPA Agricola. Pohon jati biotropika ini berasal dari tunas mikro steril dari jati unggul jepang.

Pohon Jati Terbesar

Apakah anda tahu pohon jati terbesar di Indonesia atau di dunia? Mungkin tidak sedikit orang yang tahu mengenai pohon jati terbesar ini tetapi tidak sedikit pula yang tidak mengetahuinya.

Di Indonesia sendiri ada tanaman pohon jati terbesar yang disebut dengan nama Jati Denok.

Pohon jati Denok yang dimiliki oleh Perhutani ini menyandang status situs budaya dan digunakan sebagai tempat ritual bagi masyarakat sekitar.

Banyak wisatawan yang datang berkunjung menjadikan lokasi dari pohon jati denok ini digunakan untuk berfoto-foto. Tidak jarang orang yang mengagumi pohon Jati Denok tersebut dengan mengabadikan momen ketika berada di sana.

Tanaman yang termasuk dalam pohon jati terbesar ini berusia lebih dari 300 tahun atau tiga abad dan masih hidup dengan gagah.

Pohon ini memiliki tinggi pohon sekitar 30 meter dan keliling pangkal bawah mencapai 839 cm. Pada umumnya pohon ini termasuk pohon terbesar dan paling tua yang ada di Indonesia bahkan di dunia.

Ternyata untuk mengelilingi lingkar bawah pohon terbesar yang satu ini membutuhkan 8 orang dengan tangan terbuka.

Harga Pohon Jati

Kayu merupakan salah satu material yang sangat dibutuhkan salah satunya yaitu sebagai bahan pembuatan meuble atau furniture.

Ada berbagai macam kayu dengan kualitas tinggi yang dapat anda gunakan. Namun, kebanyakan orang biasanya menggunakan kayu dari pohon jati untuk pembuatan rumah atau furniture.

Tetapi apakah anda tahu berapa harga dari pohon jati?

Kayu jati memang terkenal dengan harganya yang mahal karena memiliki kualitas yang sangat bagus, tahan lama, kuat dan tidak mudah keropos.

Harga kayu jati gelondongan lebih murah jika dibandingkan dengan kayu jati yang sudah diolah dulu. Biasanya harga dari kayu jati gelondong tergantung dari ukuran dan kualitasnya serta diukur berdasarkan diameter pohon dan panjangnya.

Kayu jati tipe A1 diameter 11-19 cm                         Rp 2.100.000/m3

Kayu jati tipe A2 diameter 20-29 cm                         Rp 3.100.000/m3

Kayu jati tipe A3 diameter 30-39 cm                         Rp 5.100.000/m3

Kayu jati tipe A4 diameter 40-49 cm                         Rp 7.100.000/m3

Harga Pohon Jati Emas Umur 5 Tahun

Semakin tua umur pohon jati maka akan semakin mahal pula harganya. Hal tersebut dikarenakan semakin tua pohon jati, kualitasnya pun semakin tinggi sehingga harganya pun akan semakin mahal. Selain itu juga tergantung dari jenis dan ukuran dari pohon jati tersebut. Salah satu jenis pohon jati yang memiliki kualitas baik yaitu pohon jati emas. Pohon ini dikenal memiliki pertumbuhan yang cepat sehingga dapat dipanen ketika umur 5 tahun. Lalu berapa harga pohon jati emas umur 5 tahun?

A1           16 cm – 19 cm                     200 cm – 300 cm                Rp2.500.000

A2           20 cm – 29 cm                     200 cm – 250 cm                Rp3.500.000

250 cm – 300 cm                Rp4.100.000

300 cm – 350 cm                Rp5.000.000

350 cm – 400 cm                Rp6.000.000

A3           30 cm – 38 cm                     200 cm – 250 cm                Rp4.800.000

250 cm – 300 cm                Rp5.300.000

300 cm – 350 cm                Rp5.800.000

350 cm – 400 cm                Rp6.700.000

Harga Pohon Jati Umur 15 Tahun

Sekarang ini banyak perusahaan yang membutuhkan kayu dari pohon jati, salah satunya yaitu perusahaan meuble dan furniture.

Hal tersebut dikareakan pohon ini memiliki banyak manfaat seperti membuat kursi, meja, lemari, ukiran, bingkai foto dan lain sebagainya.

Harga yang ditawarkan pun bermacam-macam, biasanya sesuai dengan jenis, ukuran dan umur dari pohon tersebut. Harga pohon jati umur 12 – 15 tahun dengan diameter berkisar 30 cm yaitu seharga Rp 12.000.000 – Rp 18.000.000 per m3.

Harga Pohon Jati Umur 10 Tahun

Harga tanaman pohon jati yang sudah berumur 10 tahun tentunya akan berbeda dengan pohon jati yang sudah berumur 15 tahun atau 5 tahun.

Harga pohon jati yang berumur 10 tahun tentu akan lebih mahal dibandingkan yang berumur 5 tahun. Begitu juga dengan harga pohon jati berumur 10 tahun tentu akan lebih murah dibanding dengan pohon jati yang sudah berumur 15 tahun.

Karena semakin bertambahnya umur pohon jati maka kualitasnya akan semakin tinggi, begitu pun dengan harganya yang sudah pasti semakin mahal.

Harga pohon jati umur 8 tahun berkisar Rp 6.000.000 – Rp 8.000.000 per m3 tergantung dari tekstur dan jenisnya.

Bisnis Perkebunan

ucihadiyanto
1 min read

Kopi

ucihadiyanto
4 min read

Albasia

ucihadiyanto
3 min read