Merica


Merica Adalah

Merica atau yang bisa disebut dengan lada ini adalah salah satu tanaman yang berkembang biak dengan menggunakan biji, namun kebanyakan petani lebih suka melakukan penyetekkan dalam mengembangkannya.

Tanaman merica juga termasuk jenis tanaman obat yang diambil buahnya.

Tentu sudah banyak orang yang tahu dengan biji kecil ini, terutama bagi para ibu-ibu rumah tangga yang sering berurusan dengan dapur karena biasanya buah ini digunakan sebagai bahan dapur.

Merica

Lada Putih

Lada memiliki sifat yang sedikit pahit, pedas, hangat dan antipiretik. Kebanyakan orang pada umumnya mengenal dua macam lada yaitu lada putih dan lada hitam.

Merica Hitam

Lada Hitam

Perbedaan dari lada putih dan lada hitam ini dapat dilihat dengan jelas dari tampilan warna yang ada.

Lada putih bisa diperoleh dengan menggunakan buah yang belum matang sedangkan untuk lada hitam dibuat menggunakan buah yang sudah matang.

Namun, tetap saja tidak ada perbedaan rasa yang signifikan yang di tunjukan dari lada putih dan lada hitam.

Dengan rasa yang dihasilkan olehnya sama sehingga masakan yang dicampur dengan bumbu yang satu ini akan memiliki rasa masakan yang pedas dan hangat.

Lada putih pada umumnya digunakan sebagai campuran masakan dan dilarutkan bersama dengan masakan itu sendiri.

Selain itu ia juga sering digunakan untuk membuat santapan sup. Jika anda membelinya biasanya anda akan menemukan merica dengan bentuk dan tekstur yang halus dan merica yang masih berbentuk butiran.

Tentunya lada yang masih berbentuk butiran akan memiliki rasa yang lebih pekat dibandingkan dengan yang sudah dihaluskan.

Pohon Merica

Merica merupakan tanaman rempah-rempah yang banyak diperdagangkan dari dulu sampai sekarang. Bumbu dapur ini biasa disebut dengan nama lada hitam atau sahang.

Tanaman yang memiliki nama ilmiah Piper nigrum ini dapat tumbuh tinggi berkisar antara 10 – 15 meter. Memiliki batang yang pendek dan cabang-cabang yang menyebar.

Pohon Lada

Pohon Lada

Batang dari tanaman ini tumbuh merambat atau menjalar di tanah dengan bentuk batang yang beruas sekitar 5 cm. Tanaman ini memiliki akar tunggang namun memiliki bentuk yang hampir mirip seperti akar serabut.

Daun dari tanaman ini memiliki Panjang 10 cm dengan bentuk seperti mata tombak dan kedudukannya pada batang berseling.

Bunganya berwarna kuning cerah dengan kelopak berbentuk terompet kecil-kecil yang tumbuh bergerombol.

Memiliki buah berbentuk bulat dengan diameter antara 5 – 7 cm yang berubah warna menjadi kuning ketika sudah matang.

Tanaman ini memerlukan tanah lempung yang solumnya tebal dan dengan iklim panas lembab.

Selain itu juga dapat tumbuh dengan baik pada iklim yang lembab yang terlindung dekat laut dengan curah hujan berkisar antara 1500 – 2500 mm/tahun.

Tanah yang digunakan untuk menanam pohon ini harus memiliki drainase yang tinggi.

Biasanya setelah tanaman lada tumbuh dan memilik banyak sulur, petani akan mengikat sulur tersebut pada tiang panjat dengan menggunakan tali.

Tiang panjat yang dimaksud yaitu terbuat dari kayu dengan ketinggian berkisar antara 2,5 – 3 meter. Setelah umur tanaman lada sekitar 3 tahun maka lada mulai dapat dipanen.

Bentuk dari buah lada yaitu rangkaian dengan satu rangkainya berisi puluhan butir buah lada yang tersusun dengan rapi.

Tangkai tanaman akan berubah menjadi kuning ketika tanaman siap untuk dipanen dan untuk buahnya berwarna kuning atau merah yang menandakan sudah masak.

Asal Merica

Sudah tahu bukan dengan tanaman merica atau lada yang dikenal sebagai rempah-rempah dan banyak digunakan untuk campuran bahan makanan.

Tetapi, apakah anda tahu asal tanaman tersebut?

Tanaman yang memiliki nama latin Piper nigrum L ini ternyata berasal dari daerah Ghat Barat India.

Tumbuhan yang berasal dari India ini sudah sejak lama di budidayakan di Indonesia dan dijuluki dengan sebutan “The King of Spice” alias Raja Rempah-Rempah.

Di Indonesia sendiri ada berbagai daerah yang membudidayakan tanaman merica. Indonesia juga termasuk dalam salah satu negara penghasil rempah-rempah di dunia.

Budidaya rempah-rempah di Indonesia tersebar di berbagai daerah dan salah satu rempah yang banyak dibudidayakan yaitu merica.

Beberapa daerah memiliki tanaman ini dengan jenis yang berbeda seperti halnya di daerah Lampung yang merupakan provinsi penghasil lada hitam terbesar.

Sedangkan untuk lada putih banyak dihasilkan di Provinsi Bangka. Selain itu juga ada daerah lain yang juga menghasilkan tanaman rempah ini diantaranya yaitu Aceh, Jambi, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Lampung, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sumatera Selatan, Sumatera Utara dan DI Yogyakarta.

Baca Juga :

Manfaat Merica

Mungkin selama ini banyak yang belum tahu dengan manfaat yang dihasilkan dari rempah ini, padahal merica memiliki manfaat yang bagus untuk kesehatan.

Tanaman yang di kenal dengan sebutan The King of Spice (Raja Rempah-Rempah) ini merupakan salah satu komoditas perdagangan dunia.

Bahkan lebih dari 80 % hasil tanaman rempah ini yang berasal dari Indonesia diekspor ke luar negeri.

Ia memiliki kandungan nutrisi yang banyak meliputi vitamin K, vitamin B1, vitamin B2, vitamin B3, vitamin E, serat, kalsium, besii, kalium, manggan ,magnesium, seng.

Selain kandungan nutrisi yang dimilikinya, ia juga kaya akan kandungan kimia alami loh seperti minyak lada, minyak lemak serta pati.

Menurut beberapa ahli penelitian rempah yang memiliki rasa pedas dengan bentuk yang kecil ini ternyata dapat mendukung kesehatan otak.

Nah, dari berbagai kandungan di dalam tanaman merica terdapat beberapa manfaat yang tentunya bagus untuk kesehatan.

Apa saja ya manfaat dari merica?

Berikut kami berikan beberapa manfaat dari merica.

  • Melawan depresi

Otak yang kekurangan serotonin akan sering merasa sedih maka akan lebih baik anda mengkonsumsi makanan yang bermerica. Karena kandungan piperin didalamnya dapat membantu otak untuk memproduksi serotonin.

  • Menghindari dari kejang

Merica mengandung piperin yang dapat mengontrol aliran kalsium yang menyebabkan sel-sel saraf melepaskan neurotransmitter, sehingga terhindar dari kejang.

  • Mengobati stroke

Ketika kita menghirup aroma rempah ini maka akan mengaktifkan bagian otak manusia yang berfungsi untuk menelan. Oleh sebab itu merica dapat digunakan untuk mengobati mereka yang terkena stroke dan mengalami penurunan pada fungsi tubuh.

  • Mencegah penyakit Parkinson

Penyakit Parkinson merupakan penyakit syaraf yang memburuk secara bertahap. Penyakit tersebut dapat memengaruhi tubuh pada bagian otak yang berfungsi untuk mengoordinasikan gerakan tubuh.

Dengan demikian bahan aktif di dalam rempah ini yang disebut dengan piperin dapat membantu menghentikan enzim yang memecah dopamine, jenis neurotransmitter yang sedikit jumlahnya pada penderita Parkinson.

  • Menurunkan resiko Alzheimer

Journal of Alzheimer Disease menemukan bahwa memasak dengan menggunakan tambahan merica, khususnya lada hitam ternyata dapat membantu mencegah penyakit Alzheimer.

Penyakit ini merupakan penyakit degenerative progresif pada otak yang pada umumnya menyerang orang tua. Ciri-cirinya yaitu kebingungan, disorientasi, kegagalan memori, gangguan bicara, serta demensia.

 

Mungkin Anda juga menyukai