Mengenal 7 Hama Pada Tanaman Cabe

Hama pada tanaman cabe perlu diketahui oleh siapapun yang ingin berhasil dalam bertanam cabe. Mengetahui apa saja hama pada tanaman cabe akan memudahkan cara mencari penangkal untuk mengatasi kerusakan yang ditimbulkan sehingga bisa mengurangi kerugian dan menambah keuntungan.

Hama pada tanaman cabe yang banyak menyerang ada 7 macam, berikut ini adalah ulasan tentang ketujuh hama pada tanaman cabe.

Baca Juga : Budidaya Tanaman Cabe Di Indonesia

Nama Hama Yang Sering Menyerang Tanaman Cabe

  1. Thrips

Thrips adalah salah satu hama utama tanaman cabe.  Hama ini termasuk golongan hama polifag, artinya menyerang hampir semua jenis tanaman.  Hama ini kadang berperan sebagai vektor atau pembawa virus.  Dan menyerang daun muda, tunas, bunga dan buah.

Ciri-ciri tanaman cabe yang terserang hama thrips adalah daunnya menjadi keriting dan keriput ke arah atas.  Buah muda yang terserang menjadi rusak dan bentuknya tidak beraturan.  Agar tanaman cabe tidak keriting maka usahakan untuk tidak terserang Thrips.

  1. Kutu Daun

Kutu daun juga termasuk hama polifag.  Kutu daun betina mampu menghasilkan keturunan tanpa kehadiran pejantan.  Biasanya menyerang tanaman cabe yang berusia 35-80 hari setelah tanam.

Kutu Daun menyerang dengan cara menghisap cairan daun, pucuk, tangkai bunga dan bagian tanaman lainnya.  Serangan pada daun muda, akan mengakibatkan daun melengkung dan keriting.  Sedangkan akibatnya pada daun tua, akan mengakibatkan daun menjadi kuning dan akhirnya rontok lebih cepat.

Kutu daun mengeluarkan cairan manis yang mengundang embun jelaga yang dapat menutupi permukaan daun sehingga menghambat fotosintesis.

  1. Kutu Kebul

Kutu kebul atau white fly merupakan hama yang paling berbahaya karena menghasilkan getah lengket yang tertinggal di permukaan daun.  Getah inilah yang mengundang erbuan cendawan jelaga.  Hal ini akan menyebabkan proses fotosintesis menjadi tidak normal.

Kutu kebul ini juga hama pembawa vektor virus.  Terdapat kurang lebih 60 jenis virus yang dapat ditularkan oleh kutu kebul.

  1. Lalat Buah

Lalat buah menyerang buah cabe dengan cara meletakkan telurnya di dalam buah.  Telur yang menetas kemudian menjadi ulat dan merusak buah.

Gambar Lalat Buah, hama tanaman cabe, tanaman cabe

Gambar Lalat Buah

Buah yang terserang akan tampak bercak bulat di permukaan kulit, kemudian berlubang kecil dan membusuk.  Apabila cabai yang rusak di belah, bijinya tampak kehitaman dan membusuk.

  1. Ulat Grayak

Ulat grayak merupakan hama yang populer bagi tanaman sayur-sayuran termasuk cabe.  Ulta grayak akan menyerang tanaman beramai-ramai dalam jumlah ratusan sehingga tanaman akan habis dalam waktu semalam.

Hama ini termasuk binatang yang aktif pada malam hari, siang hari dia akan bersembunyi di sela tangkai daun, di bawah tanaman.  Atau bahkan bersembunyi di dalam tanah karna takut terkena sinar matahari.

Hama ulat grayak menyerang pada musim kemarau dengan memakan daun mulai dari bagian tepi hingga bagian atas maupun bawah daun.  Bahkan bisa juga memakan habis daun, sampai disisakan tulangnya saja.

Daun yang telah di makan ulat grayak, akan berlubang atau habis sehingga menghambat proses fotosintesis.

  1. Tungau

Sama seperti kutu daun dan thrips, tungau juga hama polifag.  Dia menyerang tanaman cabe dengan cara menghisap cairan sel daun atau pucuk tanaman. Tungau yang menyerang cabai meninggalkan jejak bintik-bintik kuning atau keputihan di bagian permukaan daun.

Serangan berat terjadi pada musim kemarau yang menyebabkan cabe tidak tumbuh normal dan daun-daunnya melengkung. Lama kelamaan bisa menjadikan tanaman cabe layu.

Baca Juga : Peluang Usaha Menguntungkan Dengan Menjalankan Usaha Pertanian Cabe

  1. Ulat Tanah

Hama ini bersembunyi di dalam tanah sehingga bebas memotong akar dan batang bagian bawah tanaman yang baru tumbuh sampai tanaman roboh.

 

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *