Makanan Ikan

Makanan Ikan – Banyak orang yang saat ini memelihara ikan.   Masing-masing memiliki tujuan yang berbeda dalam memelihara ikan.

Berdasarkan pengamatan penulis, terdapat 3 macam tujuan orang yang memelihara ikan :

  1. Untuk sumber penghasilan

Orang yang memelihara ikan untuk tujuan mendapatkan penghasilan biasanya adalah peternak ikan atau pembudidaya ikan.

Ikan yang dibudidayakan bisa ikan yang untuk konsumsi sehari-hari  Ada juga yang berupa ikan hias untuk estetika.

Contoh ikan budidaya yang untuk konsumsi sehari-hari adalah : ikan lele, mujair, gurame, nila, tawas, dll.

Sedangkan ikan yang digunakan untuk ikan hias biasanya adalah ikan-ikan yang memiliki warna dan bentuk tubuh yang indah serta unik.

Ikan jenis ini juga tidak kalah banyaknya.  Dikenal ada ikan mas koki, ikan koi, arwana, cupang dan lain sebagainya.

Baca Juga : Mengenal Jenis Ikan Koi – Pengenalan Bisnis Ikan Koi

  1. Untuk kesenangan / hobby / hiasan

Pemelihara ikan yang melakukan untuk kesenangan atau hobby biasanya akan lebih banyak mencari ikan yang memang cantik dan bentuknya indah.

Beberapa bahkan ada yang memelihara karena katanya bisa memberikan hoki atau keberuntungan.

Ada memang kelompok orang yang mempercayai hal itu, sehingga ikan dengan kualitas yang sesuai dengan kepercayaan ini akan memiliki harga yang lumayan wow.

  1. Hobby yang juga memberikan penghasilan

Orang yang memelihara ikan untuk tujuan ketiga ini biasanya adalah pemain lama di bidang perikanan.  Atau memang sudah lama berkecimpung di dunia ikan-ikanan sehingga pada akhirnya menemukan jalan untuk mendapatkan hasil dari hobbynya.

Ya, mereka rata-rata berawal dari hobbies yang kemudian meningkatkan karirnya menjadi pembudidaya juga.

Nah, kalau anda sendiri masuk ke kategori yang mana?

Namun, apapun tujuan anda memelihara ikan, pastilah ada yang perlu diketahui dari bagaimana cara memelihara ikan ini.  Yang paling penting di antara sekian banyak teknik budidaya ikan adalah mengenal dan mengatahui lebih banyak tentang makanan ikan.

Baca Juga : Ikan Bawal, Sumber Protein Yang Bagus Untuk Kecerdasan Otak

Sebenarnya apa saja yang perlu diketahui dari makanan ikan ini?

  1. Apa saja jenis makanan ikan yang ada dan perlu diketahui
  2. Apa saja ciri-ciri dan manfaatnya untuk ikan?
  3. Bagaimana cara mengukur kebutuhan pakan ikan?
  4. Bagaimana cara memberikannya ke ikan?
  5. Apa saja yang perlu dipersiapkan ketika memberi makan ikan?
  6. Apa saja yang tidak boleh dilakukan ketika memberi makan ikan?

Baiklah, supaya tidak terlalu berpanjang lebar, kita mulai saja dari :

Jenis-Jenis Makanan Ikan

Terdapat beberapa jenis makanan ikan.  Diantaranya adalah :

  • Makanan ikan nabati

Apa itu makanan ikan nabati?  Dari namanya kita sudah bisa menebaknya sendiri, bahwa makanan ikan nabati adalah makanan ikan yang memang berasal dari tumbuh-tumbuhan atau tanaman.

Daun-daun tanaman  ini bisa digunakan untuk pakan ikan.  Nah, ikan yang biasanya makan makanan ikan nabati adalah ikan – ikan yang herbivora atau ikan vegetarian.

Apa sajakah tanaman yang bisa dijadikan sebagai pakan ikan?

Kita biasanya sering lihat namun belum tentu paham kalau itu sebenarnya bisa untuk makanan ikan.  Daun-daunan itu diantaranya adalah kangkung yang tumbuh di air (kangkung air), daun pepaya, daun talas, dan juga enceng gondok.

Kalau jenis makanannya sudah, tinggal jenis ikannya. Ikan apa sajakan yang termasuk ikan herbivora atau pemakan tumbuhan?

Ikan yang masuk ke kategori ini adalah ikan yang sering kita jadikan ikan konsumsi sehari-hari.  Tentu saja kita mengenal ada ikan sepat siam, tawes, jelawat, nilem, gurame besar, bandeng, dan ikan baronang.

Sebenarnya untuk jenis tumbuhan yang bisa dijadikan makanan ikan tidak hanya tumbuhan daun saja.  Ada juga tumbuhan alga yang ternyata bisa dijadikan makanan ikan.  Sebut saja, Cladophora, Chaetomorpha, Spirogyra dan Enteromorpha.

Baca Juga : Mengenal Jenis Ikan Mas Konsumsi Yang Ada Di Indonesia

  • Makanan ikan hewani

Jika ikan herbivora adalah ikan pemakan tumbuhan, maka ikan carnivora adalah ikan pemakan daging/hewan.

Untuk ikan jenis ini maka makanan yang diperlukan adalah makanan ikan hewani.

Apa itu makanan ikan hewani?

Sesuai dengan namanya, maka makanan  ikan hewani adalah makanan ikan yang berasal dari binatang atau mengandung daging.

Karena ikan dari jenis ini makan daging maka kebanyakan adalah ikan-ikan buas.  Beberapa nama ikan carnivora adalah betutu, ikan gabus, oskar, belut sawah, sidat, arwana, kerapu, kakap merah, kakap putih, dan cucut macan.

Lantas apa saja makanan ikan hewani tersebut?

Pada umumnya ikan yang carnivora memakan ikan yang atau binatang yang ukuran tubuhnya lebih kecil dari dirinya.

Cacing sebagai makanan hewani ikan

Cacing sebagai makanan hewani ikan

Namun ada juga yang memakan cacing, kroto ataupun binatang kecil lainnya.

  • Makanan ikan kombinasi nabati dan hewani

Makanan jenis ini terdiri atas kandungan unsur hewani dan nabati.  Biasanya di temukan dalam bentuk limbah makanan atau bisa juga dari binatang yang telah mati.

Ikan yang mengkonsumsi makanan kombinasi ini adalah ikan yang disebut juga dengan ikan omnivora atau ikan pemakan segala.

Ikan lele adalah salah satu jenis ikan pemakan segala ini.  Makanya dia akan memakan apapun yang diberikan ke kolam.  Baik itu daun-daunan ataupun sisa jeroan / daging.

  • Makanan ikan dalam bentuk plankton

Apa itu plankton?  Plankton adalah binatang-binatang yang ukurannya sangat kecil.  Biasanya dia banyak dijumpai dipermukaan air.  Atau melayang di dalam air.

Plankton-plankton ini banyak yang menjadi makanan ikan.  Nah, untuk plankton sendiri ada yang hewani (zooplankton) dan ada yang nabati (fitoplankton).

Ikan yang menjadikan plankton sebagai makanan utamanya disebut dengan plankton feeder.

Beberapa nama plankton nabati yang dapat menjadi makanan ikan diantaranya adalah Dunaliella, Chlorella, Isochrysis, Skeletonema, Spirulina dan Tetraselmis.

Plankton hewani ada beberapa nama misalnya : Artemia, Moina, Trigiopus, Cyclops, Calanus, Brachionus, dan Daphnia.

Nama-nama ikan yang memakan plankton ini diantaranya adalah ikan layangan dan ikan tambakan.

  • Makanan ikan berupa detritus

Detritus adalah bahan-bahan organik yang telah hancur.  Bahan yang telah hancur ini biasanya berasal dari sisa-sisa daging atau sisa-sisa tumbuhan yang telah lapuk kemudian mengendap di dasar kolam/perairan.

Ikan yang makan detritus ini contohnya adalah ikan belanak.

Selanjutnya adalah tentang bagaimana cara memberi makan ikan.

Baca Juga : Jenis-Jenis Ikan Koi

Bagaimana cara memberi makan ikan?

  • Ketahui jenis ikan yang kita pelihara, apakah tergolong ikan herbivora, carnivora ataukah omnivora. Mengetahui ikan masuk ke kelompok yang mana akan menghindari kita dari salah memberi makanan.  Kenapa? Karena selain mubazir juga akan menjadikan kolam menjadi semakin keruh dan ini tidak sehat untuk kelangsungan hidup ikan.
  • Ketahui ukuran ikan kita. Jika ikan kita masih kecil-kecil maka berikan pakan dengan ukuran yang kecil-kecil supaya bisa masuk di mulut ikan.  Namun jika ikan kita ukurannya cukup besar, bisa gunakan pakan yang ukurannya agak besar.
  • Kebiasaan ikan dalam mengambil makanan. Ada ikan yang biasa mengambil makanan yang mengapung atau dipermukaan air.  Ada yang mengambil makanan di di tengah dan ada yang di dasar permukaan air. Mengetahui ikan yang kita pelihara masuk ke kelompok mana bisa menjadi bahan pertimbangan kita dalam memilih jenis makanan yang cocok supaya bisa disantap ikan dengan lezat.
  • Perhatikan dengan seksama kandungan protein yang terdapat dalam pakan yang akan kita berikan ke ikan yang kita pelihara. Kandungan protein ini penting diketahui karena akan mempengaruhi pertumbuhan ikan. Untuk jenis ikan herbivora dan omnivora membutuhkan protein sekitar 5% – 45% dalam setiap makanan yang dimakannya.  Sedangkan ikan carnivora membutuhkan lebih banyak lagi komposisi protein yaitu mencapai 70% kandungan dalam makanan.
  • Perhatikan jumlah pakan yang kita berikan ke ikan. Jika kita menjumpai ikan yang kotorannya menggantung, itu tandanya ikan terlalu banyak diberi makanan. Kolam yang keruh dengan cepat juga bisa menjadi indikator bahwa terdapat banyak sisa makanan yang mengendap. Jika itu yang terjadi maka kurangi jumlah pakan yang kita berikan ke kolam, supaya kolam tetap kondusif untuk pertumbuhan ikan dan ikan juga tumbuh sehat.

You may also like...