Kentang Hidroponik

Kentang Hidroponik – Kentang termasuk komoditi pertanian yang memiliki permintaan sangat banyak.  Bukan hanya dijadikan sebagai sumber pangan atau makanan pokok, kentang juga sering dijadikan sebagai bahan baku pembuatan makanan ringan atau cemilan.

Khusus untuk industri makanan ringan atau cemilan, kentang tidak hanya digunakan diskala rumah tangga, namun juga sudah skala industri.

Karena telah masuk ke skala industri inilah, maka kentang termasuk ke dalam komoditi pertanian yang memiliki nilai jual tinggi dan menguntungkan untuk di tanam. Baca Juga : Peluang Agribisnis Pertanian

Biasanya kentang di tanam menggunakan cara konvensional, yaitu di lahan dataran tinggi.  Dieng, Pengalengan, Temanggung, menjadi salah satu dataran tinggi yang menjadikan kentang sebagai tanaman produksi utamanya.

Dan yang menarik adalah tingginya tingkat keuntungan petani kentang, sehingga menanam tanaman ini bisa meningkatkan taraf hidup petani.

Akan tetapi, kemajuan teknologi bidang pertanian semakin meningkat.  Tidak hanya bisa ditanam dengan cara tradisional, kentang juga bisa ditanam dengan cara modern seperti dengan teknik hidroponik.

Keunggulan Kentang Hidroponik

Kentang yang ditanam dengan cara hidroponik memiliki beberapa keunggulan dibandingkan yang ditanam dengan metode konvensional.

Beberapa keunggulan tersebut adalah :

  1. Hemat lahan

Menanam kentang hidroponik bisa dilakukan di lahan yang sempit, termasuk di halaman rumah.  Bahkan beberapa metode memberikan kemungkinan bahwa kentang bisa di tanam di dalam rumah menggunakan pot yang diletakkan di meja dekat dengan jendela.

Dengan peluang ini, maka meningkatkan produktifitas tanaman tidak harus selalu dengan menambah jumlah luasan lahan yang lebih luas.

Bahkan dibeberapa teknik, dengan menggunakan sistem hidroponik tower, kentang bisa di tanam di lahan kurang dari 10 meter persegi.

Kentang Tower Hidroponik

Kentang Tower Hidroponik

  1. Hasil panen yang dihasilkan lebih bersih

Karena tidak ditanam menggunakan tanah, hasil panen kentang nantinya akan lebih bersih.  Karena tidak mengandung tanah inilah, maka proses membersihkan kentang hasil hidroponik hanya perlu dilakukan sekali dengan mengelapnya menggunakan kain bersih.  Hal ini akan berbeda dengan kentang yang ditanam dilahan tanah.  Untuk mendapatkan kentang dalam kondisi bersih diperlukan proses pencucian 2 hingga 3 kali.

Kentang Hasil Panen Hidroponik

Kentang Hasil Panen Hidroponik

  1. Hasil lebih optimal

Sistem hidroponik memungkinkan proses pemberian nutrisi dapat dilakukan secara efisien dan efektif.  Jumlah yang diberikan benar-benar bisa dihitung sesuai kebutuhan tanaman.  Efisien karena jumlah penguapan unsur hara oleh udara atau meresap ke dalam tanah secara berlebihan bisa dikelola dengan lebih baik.  Proses pemberian nutrisinya yang melalui wadah tertutup serta bertahap menjadikan jumlah unsur hara yang dapat diserap tanaman lebih tinggi dengan jumlah penggunaan nutrisi yang lebih sedikit.

  1. Hama dan penyakitnya lebih terkendali

Karena tempat yang digunakan untuk menanam adalah lahan yang terbatas, maka proses pengendalian lingkungannya akan lebih mudah dilakukan.  Media tanam yang telah digunakan pun bisa disterilisasi dengan mudah karena memang jumlahnya tidak banyak.  Proses sterilisasi ini berfungsi untuk mencegah terjadinya penyakit akibat virus yang kerap menyerang tanaman kentang dan bersifat endemik.

Termasuk ketika hidroponik dilakukan di ruang tertutup atau green house, tentu saja akan lebih mudah mencegah masuknya binatang-binatang hama pengganggu yang bisa merusak tanaman.

Cara menanam kentang hidroponik

Kentang hidroponik bisa ditanam menggunakan beberapa metode, yaitu :

Aeroponik Kentang

Aeroponik adalah teknik hidroponik dengan memberikan nutrisi kepada tanaman melalui sistem kabut tipis.  Kabut tipis nutrisi ini dapat diperoleh melalui penyemprotan larutan ke akar tanaman.

Kentang aeroponik

Kentang aeroponik

Dengan cara ini, maka tanaman akan mendapatkan nutrisi langsung ke akarnya.

Nutrient Film Technique (NFT) Untuk Kentang Hidroponik

Teknik NFT dilakukan dengan melarutkan nutrisi melewati paralon-paralon.  Nutrisi yang dilarutkan ini sedikit sehingga akan terlihat seperti film yang tipis dan jernih.

Kentang Hidroponik Sistem NFT

Kentang Hidroponik Sistem NFT

Untuk mengetahui lebih banyak tentang teknik NFT bisa ke artikel Hidroponik dengan sistem NFT

Hidroponik Biasa Untuk Kentang

Hidroponik biasa ini hampir seperti menanam menggunakan tanah, hanya saja media tanamnya bukan tanah melainkan menggunakan arang sekam.

Budidaya Hidroponik Kentang

Di dalam artikel ini akan menjelaskan tentang hidroponik kentang yang dilakukan dengan metode biasa sistem tower.

Budidaya hidroponik kentang ini tidak terlalu berbeda jauh dengan budidaya di lahan biasa, hanya yang membedakannya adalah media tanam, lahan dan sistem pengairannya.

Proses yang perlu dilalui adalah :

  • Mempersiapkan bibit kentang
  • Mempersiapkan media tanam
  • Penanaman
  • Pemeliharaan
  • Pemanenan

Mempersiapkan Bibit kentang unggul

Bibit kentang yang akan ditanam menggunakan cara hidroponik haruslah bibit kentang yang berkualitas unggul supaya produksi yang diperoleh juga baik.

Ciri-ciri bibit yang memiliki kualitas baik adalah :

  • Bentuknya mulus, tidak busuk, berbercak hitam, ataupun memiliki banyak benjolan
  • Usianya sudah matang, tidak terlalu muda sehingga sudah siap untuk bertunas lagi
  • Memiliki mata tunas antara 3 – 5 buah
  • Memiliki bobot yang berat, sekitar 60 gr dengan diameter bibit sekitar 55mm
  • Bibit berasal dari benih yang berkualitas baik dan unggul

Mendapatkan bibit berkualitas baik ini bisa ke tempat yang jual bibit kentang.  Bisa melalui offline atau melalui online.

Sebelum bibit di tanam, biarkan terlebih dahulu selama 30 hari supaya mata tunasnya mulai tumbuh.  Jika mata tunas telah tumbuh maka bibit telah siap di tanam.

Mempersiapkan media tanam hidroponik Kentang

Media tanam untuk hidroponik kentang sistem tower adalah campuran arang sekam dengan pupuk kandang dengan perbandingan 1 : 1.

Hidroponik Kentang Tower Menggunakan Ember Bekas

Hidroponik Kentang Tower Menggunakan Ember Bekas

Masukkan media tanam ke dalam ember cat bekas yang samping dan bawahnya telah diberi lubang.

Bekas cat yang digunakan untuk hidroponik tower ini adalah ember yang berukuran besar, untuk cat 25kg.

Menanam Kentang Hidroponik

Bibit yang telah dipersiapkan masukkan ke dalam media tanam. Ketika menanam, pastikan bagian yang ada mata tunasnya diposisikan menghadap ke atas (jangan sampai terbalik).

Pemeliharaan kentang hidroponik

Jika tanaman kentang telah tumbuh, maka keluarkan daunnya melalui lubang yang di samping ember. Tutup sisanya dengan media tanam lagi supaya umbi yang dihasilkan bisa banyak.

Tumpuk bagian atasnya dengan ember tanaman lainnya agar dengan lahan yang sempit bisa digunakan untuk menanam kentang dengan lebih banyak.

Pemberian nutrisi untuk hidroponik kentang yang mulai tumbuh umbi adalah dengan pupuk yang memiliki kandungan unsur P dan K tinggi. Baca Juga : Pupuk Untuk Hidroponik

Pupuk tersebut bisa diberikan dengan cara dilarutkan dengan air, dan diberikan dari ember yang terletak paling atas.

Dengan sistem ember tower ini, aliran air dan nutrisi akan mengalir dari ember paling atas ke ember di bawahnya dan seterusnya melalui lubang-lubang kecil di ember bagian bawah.

Panen Kentang Hidroponik

Panen dilakukan apabila tanaman kentang telah menunjukkan gejala mulai layu.  Itu tandanya umbi telah tumbuh dengan optimal dan siap untuk dipanen.

Lakukan pemanenan dengan membongkar tower ember mulai dari ember paling atas.  Angkat umbinya dan bersihkan dari sisa-sisa media tanam yang menempel di dalam umbi.

Potong bagian atas tanaman dan kumpulkan umbi ke dalam satu tempat.

Penutup

Itulah cara singkat hidroponik kentang dengan sistem tower.  Cara ini bisa menjadi solusi keterbatasan lahan tanam yang semakin sempit sedangkan kebutuhan kentang semakin meningkat.  Dan dengan demikian kita bisa mendapatkan tambahan pendapatan melalui optimasi lahan yang kita miliki, entah itu di halaman rumah atau di pekarangan sebelah rumah.

Semoga tulisan kecil ini bisa menginspirasi.  Selamat mencoba.

 

Mungkin Anda juga menyukai