Hidroponik Tomat

Tomat Hidroponik – Siapa yang tidak mengenal tanaman Tomat?  Tanaman buah dan sayur yang berwarna cerah ini bahkan banyak juga digemari oleh anak-anak.  Karena selain warnanya yang cerah merona, juga rasanya yang asam-manis segar.

Kurang segar rasanya apabila memasak tanpa menggunakan tomat sebagai tambahannya.  Karena sensasi asam – asamnya bisa memberikan citarasa masakan yang makin enak dan lezat.

Namun tidak kenal maka tak sayang, untuk mengetahui lebih dalam tentang tanaman ini ada baiknya admin tuliskan yang lebih detail tentang tanaman oranye yang satu ini.

Tentang Tanaman Tomat

Memiliki nama latin Lycopersicon esculentum L, tanaman tomat adalah tanaman yang masuk ke dalam keluarga Solanaceae.

Perakaran yang dimiliki adalah akar tunggang dan akar serabut.  Akar tunggang ini adalah akar yang berukuran besar dan tumbuhnya vertikal ke dalam tanah.  Sedangkan akar serabutnya tumbuh melebar ke samping.

Batangnya yang dimilikinya ada yang berbentuk bulat namun ada juga yang kotak.  Memiliki bulu-bulu halus di sekujur tubuhnya, hingga di bagian daun.

Bunga yang dimiliki tanaman tomat adalah bunga sempurna yang memiliki putik dan benang sari yang berada pada satu bunga.

Ukuran buah dan bentuk buahnya bervariasi, ada yang bulat atau lonjong.  Ada yang berukuran besar, sedang, ataupun kecil.

Warna buahnya ketika masih mudah adalah berwarna hijau, sedangkan ketika sudah mulai masak akan berwarna merah atau oranye kemerahan.

Tomat hidroponik

Untuk menanam buah tomat terdapat banyak cara.  Bisa menggunakan cara konvensional yaitu menanam menggunakan media tanah.  Dan ada juga metode yang lebih kekinian yaitu metode bertani hidroponik.

Metode bertani hidroponik ini sedang trend belakangan ini. Bisa jadi disebabkan karena luasan lahan yang dimiliki masyarakat perkotaan makin sempit namun keinginan untuk bertani tumbuh sehingga hidroponik menjadi cara alternatif.

Kenapa tomat bisa ditanam dengan cara hidroponik?

Tidak lain dan tidak bukan karena memang tanaman ini memenuhi beberapa kriteria tanaman hidroponik, yaitu :

  • Merupakan tanaman semusim
  • Ukuran tanamannya tidak terlalu besar, buahnya juga kecil
  • Memiliki nilai jual yang tinggi
  • Permintaan pasar dan kebutuhannya tinggi

Cara menanam tomat hidroponik

Mempersiapkan bibit tomat hidroponik

Sebelum menanam tomat hidroponik, kita siapkan dahulu benihnya dengan cara disemai.

Langkah-langkah menyemai benih tomat adalah :

  1. Siapkan rockwoll dengan ukuran 12 cm x 6 cm
  2. Potong rockwoll jangan sampai putus dengan jumlah 3 x 6 = 18 potong
  3. Alat yang digunakan untuk memotong adalah gergaji besi yang berukuran kecil
  4. Setelah di potong kotak-kotak, lubangi bagian atas rockwoll dengan paku untuk meletakkan benih tomat
  5. Letakkan benih tomat ke dalam lubang yang telah dibuat. Jumlah benih yang dimasukkan ke dalam lubang adalah 1 butir per lubang
  6. Masukkan rockwoll yang telah diberi benih ke dalam nampan, siram dengan air hingga basah
  7. Letakkan nampan ke dalam ruangan yang gelap atau bisa juga tutup nampan dengan plastik hitam
  8. Tunggu 2 hari hingga benih berkecambah

Pemindahan Bibit Tomat

Bibit tomat yang telah di semai jika telah berumur 7 hari sudah dapat dipindah tanamkan ke dalam kerangka hidroponik NFT yang telah kita siapkan.

Untuk detail kerangka hidroponik yang perlu dibuat silakan cek artikel Hidroponik NFT.

Komposisi nutrisi yang digunakan adalah nutrisi dengan kekentalam ABmix dengan kepekatan 1600 ppm.

Tentang larutan ini silakan cek ke Pupuk Untuk Hidroponik.

Bibit yang di tanam dengan menggunakan genteng sebagai media tanam hidroponiknya untuk menjaga rockwoll supaya tidak goyang.

Pemeliharaan Tanaman Tomat Hidroponik

  1. Cek kepekatan air 2 hari sekali. Apabila volume dan kepekatan berkurang maka tambahkan air dan nutrisi supaya kepekatanannya kembali 1600 ppm.
  2. Cek aliran air yang mengalir di paralon dan pipa air. Pastikan tidak ada sumbatan yang menghambat jalannya air nutrisi ke tanaman.  Ini perlu dilakukan setiap hari supaya tidak terjadi kekurangan nutrisi pada tanaman
  3. Apabila tanaman tomat telah mulai berbunga, naikkan kepekatan nutrisinya menjadi 2000 ppm
  4. Yang perlu dilakukan untuk mendapatkan buah tomat yang besar dan bagus adalah dengan pemangkasan daun-daun tomat yang tumbuh di ketiak daun. Ini dilakukan untuk memfokuskan nutrisi agar lebih banyak yang masuk ke pertumbuhan buah, bukan ke daun.
Hidroponik Tomat

Hidroponik Tomat

Panen Tomat Hidroponik

Panen dilakukan ketika tomat telah matang.  Ciri-cirinya adalah memiliki warna buah merah atau oranye kemerahan.

Panen yang baik dilakukan pagi hari agar bekas luka potongannya bisa kering dengan cepat.

Setelah selesai panen kita bisa menjualnya atau untuk konsumsi sendiri.  Bisa ditentukan sesuai dengan kebutuhan dan rencana menanam tomat ini sebelumnya.

Semoga tulisan ini bermanfaat.  Terimakasih

Mungkin Anda juga menyukai