Hidroponik Cabe


Tanaman Hidroponik Cabe

Tanaman hidroponik merupakan cara menanam dengan memanfaatkan air tanpa menggunakan tanah.

Kebutuhan air di dalam tanaman hidroponik lebih sedikit daripada kebutuhan air pada budidaya dengan menggunakan tanah.

Cabe Hidroponik

Cabe Hidroponik

Namun menekankan pada pemenuhan vitamin serta nutrisi tanaman akan dapat tumbuh. Cabe merupakan salah satu jenis bumbu dapur yang digunakan untuk memasak.

Dengan perawatan yang tidak ribet serta tidak sulit menjadikan tanaman hidroponik cabe menjadi digemari oleh beberapa masyarakat.

Apalagi jika anda menyukai rasa pedas cocok untuk mencoba menanam tanaman hidroponik cabe. Selain itu cabe juga merupakan salah satu kebutuhan memasak yang diperlukan oleh ibu rumah tangga.

Baca Juga : Pertanian Cabe

Tidak ada salahnya jika anda menanam tanaman cabe di rumah sendiri. Selain mudah dalam menanamnya tetapi juga dapat mengurangi biaya belanja saat harga cabe naik.

Apalagi kalau ditanam dengan menggunakan system hidroponik karena menanam cabe dengan system ini tidak memerlukan lahan yang luas. Anda perlu memanfaatkan pekarangan rumah anda untuk menanamnya.

Baca Juga : Pot Hidroponik

Cara Menanam Hidroponik Cabe

Tanaman yang dapat ditanam dengan menggunakan system hidroponik sangat banyak jenisnya, salah satunya yaitu tanaman cabai.

Baca Juga : Tanaman Hidroponik

Baca Juga : Cara Menanam Hidroponik

Pasti tidak asing lagi dong dengan tanaman cabe?

Ya salah satu bumbu dapur yang sangat dibutuhkan oleh ibu rumah tangga. Berikut merupakan cara untuk menanam hidroponik cabe yaitu sebagai berikut.

  1. Persiapan benih tanaman cabe

Banyak pilihan cabe yang dapat digunakan untuk menanam tanaman hidroponik. Seperti cabe  rawit, tanaman cabe rawit ini sering digunakan oleh ibu rumah tangga untuk memasak.

Benih Cabe Hidroponik

Benih Cabe Hidroponik

Selain itu menanamnya juga mudah serta masa panennya juga cepat.

Untuk benihnya bisa di dapatkan di dapur atau di pasar terdekat. Anda dapat memilih cabe yang benar-benar matang agar kualitas cabe bagus.

Setelah itu keringkan cabe dengan cara diangin-anginkan. Belah cabai dan ambil benih cabe kemudian masukkan kedalam air hangat selama kurang lebih 3 jam.

Jika benih cabe itu tenggelam maka itulah benih yang bagus untuk ditanam.

  1. Pembenihan atau penyemaian benih cabe

Proses penyemaian benih cabe dalam system hidroponik ini sama seperti proses penyemaian benih dengan menggunakan tanah.

Prosesnya yaitu perendaman benih cabai yang akan disemai dengan air hangat selama 3 jam. Kemudian bungkus benih dengan menggunakan kain basah selama kurang lebih 24 jam.

Selanjutnya memindahkan ke media penyemaian dan terakhir sebar benih ke dalam polybag.

  1. Perawatan bibit cabe

Bibit yang sudah di tanam di polybag kemudian semprotkan air di pagi dan sore hari. Usahakan untuk tidak merendam bibit. Lakukan kurang lebih 3 – 4 hari sampai terlihat kecambah.

Selain itu juga dapat ditambahkan nutrisi agar cepat tumbuh.

  1. Pemindahan bibit ke media tanam

Ketika cabe berumur sekitar 21 – 24 hari bibit cabe siap dipindahkan ke media tanam. Pada tahap ini tanaman cabe harus dijaga serta dirawat dari gulma.

  1. Perawatan dan pemberian nutrisi

Perawatan ini meliputi penyiraman, pemasangan ajir, pemangkasan tunas dan pemberian nutrisi. Untuk pemasangan ajir ditancapkan dalam tanah jangan dipolybag karena takut akan merusak akar tanaman.

Untuk nutrisinya dapat dilakukan dengan memberikan pupuk hidroponik.

  1. Pemanenan tanaman cabe hidroponik

Usia panen membutuhkan waktu 9 minggu setelah menanam. Selanjutnya tergantung varietasnya dan biasanya tumbuh sekitar 7 hari sekali.

Baca Juga : Tanaman Sayur Hidroponik

Media Tanam Hidroponik Cabe

Dulu beberapa orang mengeluhkan dengan memiliki lahan yang sempit sehingga tidak dapat melakukan hobinya dalam berkebun.

Tetapi sekarang dengan perkembangan teknologi pertanian memberikan dampak yang positif terhadap system tanaman yang ada sekarang ini.

Sehingga orang yang memiliki lahan yang sempit dapat menyalurkan hobinya dalam berkebun.

Teknik berkebun dengan menggunakan system hidroponik merupakan teknik andalan bagi mereka yang memiliki lahan yang sempit.

Baca Juga : Tanaman Buah Hidroponik

Media hidroponik dapat dibuat dengan beberapa bahan atau media yaitu

  1. Rockwool

Rockwool ini merupakan salah satu media tanam hidroponik yang digunakan untuk menunjang pertumbuhan tanaman.

Rockwoll

Rockwoll

Pada dasarnya rockwool ini terbuat dari serabut halus dan ringan.

Media tanam rockwool juga dinamakan dengan mineral wool yang terbentuk dari adanya pemanasan batuan basalt yang memiliki suhu tinggi sehingga menyebabkan batuan tersebut meleleh dan akan meninggalkan serat yang membentuk rockwool.

  1. Arang sekam

Media tanam hidroponik yang selanjutnya yaitu arang sekam. Arang sekam ini merupakan jenis media tanam yang paling banyak digunakan. Media tanam ini bisa digunakan sebagai media tanam dalam pot.

Arang sekam

Arang sekam

Media tanam mini dihasilkan dari limbah penggilingan padi yang sudah terbakar sehingga berwarna hitam. Mengapa menggunakan media ini untuk tanaman hidroponik?

Karena bahan ini bebas dari bakteri, steril, tahan lama sehingga dapat digunakan berulang-ulang.

  1. Hydroton

Media tanam hydroton ini terbuat dari dasar lempug yang dipanaskan sampai membentuk bulatan-bulatan kecil yang memiliki ukuran 1 sampai 2,5 cm.

Hydroton

Hydroton

Selain itu hydroton juga dapat menyerap air sehingga akan menjadi sumber nutrisi dan pH hydroton yang cukup stabil juga dapat mempengaruhi tanaman untuk tumbuh subur.

Media tanam yang satu ini dapat digunakan berkali-kali.

  1. Serbuk serabut kelapa

Media tanam hidroponik yang satu ini memiliki kemampuan untuk menyerap air dalam jumlah yang banyak. PH di dalamnya cukup stabil yaitu antara 5,0 – 6,8.

Serbuk sabut kelapa

Serbuk sabut kelapa

Serbuk serabut kelapa ini akan menjadi media tanam yang bagus jika dicampurkan dengan sekam bakar yang memiliki perbandingan 50 : 50.

Daya serap yang bagus akan menjadikan pertumbuhan tanaman menjadi jauh lebih baik.

Pada dasarnya ada banyak media tanam untuk system hidroponik ini dan ada beberapa orang yang menggunakan spons, perlite maupun vermiculite untuk menanam tanaman.

Dengan beberapa media tersebut akan memberikan hasil yang bagus ketika di dukung dengan perawatan yang benar.

Nutrisi Hidroponik Cabe

Anda yang menyukai bercocok tanam pasti akan merasakan sensasi yang berbeda ketika mencoba menanam tanaman hidroponik ini.

Dalam penanaman dengan cara hidroponik salah satu factor terpenting yang harus anda perhatikan yaitu nutrisi dalam tanaman tersebut.

Pertumbuhan tanaman dengan menggunakan cara hidroponik sangat bergantung pada nutrisi karena untuk sumber makanan utama.

Nutrisi untuk tanaman hidroponik bisa anda dapatkan di berbagai toko pertanian. Tetapi bagi anda yang masih pemula atau tidak memiliki uang yang cukup untuk membelinya dapat membuat nutrisi hidroponik sendiri di rumah.

Untuk membuat nutrisi tanaman hidroponik anda harus mengetahui semua unsur yang ada di dalam bahan nutrisi serta takaran yang tepat.

Unsur – unsur yang dibutuhkan oleh tanaman hidroponik diantaranya yaitu magnesium, nitrogen, sulfur, kalium, fosfor, kalsium, klor, mangan, zat besi, boron, seng dan molybdenum.

Setiap tanaman pasti memerlukan nutrisi yang cukup agar dapat tumbuh serta berkembang dengan baik.

Kekurangan jumlah nutrisi atau kelebihan nutrisi pada tumbuhan dapat mengakibatkan tanaman tumbuh dengan tidak sempurna.

Nutrisi yang seimbang serta cukup dalam tanaman merupakan factor penting dari keberhasilan hasil pertanian dari setiap tanaman.

Hidroponik Cabe Merah

Hidroponik merupakan kegiatan menanam yang digemari oleh kebanyakan orang serta dijadikan hobi pada waktu luang.

Banyak orang yang tertarik untuk membudidayakan tanaman hidroponik sebagai potensi usaha. Salah satu tanaman yang dapat ditanam dengan system hidroponik yaitu cabe merah.

Untuk cara menanamnya sama seperti yang sudah di jelaskan sebelumnya yaitu dengan mempersiapkan bibit cabe merah yang akan di tanam terlebih dahulu lalu pembenihan atau penyemaian benih cabe.

Kemudian perawatan bibit cabe, pemindahan bibit ke media tanam hidroponik, perawatan dan pemberian nutrisi serta pemanenan tanaman cabe merah hidroponik. Biasannya warna cabenya hijau dan merah.

Mungkin Anda juga menyukai