Cara Membuat Tanaman Hidroponik

Cara membuat tanaman hidroponik – Memiliki kebun hidroponik sepertinya bisa menjadi pilihan ketika ingin bertani namun memiliki lahan terbatas.

Cara membuat tanaman hidroponik meskipun diusahakan di lahan terbatas, namun bisa memberikan hasil yang tinggi dan menguntungkan.

Untuk dapat memperoleh hasil yang menguntungkan tersebut, terlebih dahulu kita perlu melakukan beberapa persiapan.  Persiapan ini penting dan termasuk juga cara berkebun hidroponik untuk pemula.

5 Hal Yang Perlu Dipersiapkan Untuk Berkebun Hidroponik

  1. Tentukan berapa luas lahan yang akan digunakan untuk berkebun hidroponik

Menentukan berapa luas lahan yang akan dijadikan kebun hidroponik menjadi langkah awal karena nanti akan menentukan langkah-langkah berikutnya.

Dengan mengetahui berapa luas lahan yang disediakan, maka desain kebun nanti akan dapat ditentukan.  Langkah ini penting terutama untuk menentukan cara berkebun hidroponik di rumah kalau lokasi yang digunakan adalah di sekitar rumah.

  1. Tentukan sistem hidroponik yang akan digunakan

Setelah mengetahui berapa luas lahan yang akan digunakan untuk bertanam hidroponik, maka langkah berikutnya adalah menentukan sistem hidroponik yang akan digunakan.  Macam sistem hidroponik yang ada antara lain

Hidroponik NFT adalah teknik budidaya hidroponik menggunakan sistem nutrisi aliran tipis sepert film.  Sistem NFT juga disebut dengan cara berkebun hidroponik dengan paralon.

  • Aeroponik

Sistem aeroponik adalah metode hidroponik dengan menyemprotkan nutrisi langsung ke daerah akar tanaman dalam bentuk kabut.  Kabut nutrisi tersebut kemudian akan langsung diserap oleh tanaman dan digunakan untuk pertumbuhan tanaman.  Tanaman pada sistem aeroponik, ditanam dengan cara digantung sehingga akar tanaman menggantung di atas suatu bak.

  • Hidroponik Rakit Apung

Teknik hidroponik rakit apung adalah teknik menanam tanaman dengan cara diapungkan di permukaan air dan akar tanaman akan menjuntai ke dalam air

  • Kombinasi NFT – Rakit Apung

Kombinasi NFT – Rakit Apung di lakukan dengan memanfaatkan larutan hara yang terkumpul di kolam penampungan larutan.  Kolam penampungan larutan ini berisi air yang mengalir melalu paralon yang dibangun untuk hidroponik NFT.  Dengan memanfaatkan kolam penampungan untuk hidroponik rakit apung, maka akan menambah jumlah panenan.

Baca Juga : Petunjuk Cara Menanam Hidroponik Sederhana Dengan Teknik NFT

  • Kombinasi Aeroponik – Rakit Apung

Sama seperti kombinasi NFT-Rakit Apung, kombinasi Aeroponik –Rakit Apung juga memanfaatkan kolam yang digunakan untuk menampung larutan sisa semprotan dari aeroponik yang dikumpulkan dalam satu wadah besar.  Adanya sistem kombinasi ini akan mengoptimalkan sumber daya yang ada sehingga produktifitas lahan menjadi naik.

  1. Tentukan jenis tanaman yang akan ditanam

Faktor yang perlu diperhatikan dalam menentukan jenis tanaman yang akan dibudidayakan dengan sistem hidroponik antara lain :

  • Faktor harga komoditas. Harga komoditas pada saat dijual nantinya perlu diperhitungkan juga mengingat budidaya tanaman hidroponik juga memerlukan biaya dalam prosesnya.  Pastikan bahwa produk yang nanti akan kita hasilkan ini memiliki nilai jual yang tinggi sehingga terdapat marjin keuntungan yang cukup besar.  Keuntungan besar ini nantinya akan digunakan untuk biaya penanaman berikutnya, termasuk juga untuk memelihara peralatan dan perlengkapan hidroponik

Baca Juga : Mengenal Aneka Macam Tanaman Palawija Dengan Harga Jual Tinggi

  • Faktor sistem hidroponik yang digunakan. Jika sistem hidroponik yang akan digunakan adalah rakit apung, maka tanaman yang bisa dibudidayakan adalah tanaman yang memiliki bobot tidak terlalu berat.  Biasanya adalah sayuran daun karena lebih ringan.  Hindari menanam sayuran buah atau buah untuk sistem hidroponik rakit apung. Berbeda jika sistem hidroponik yang diterapkan adalah NFT, maka sayuran buah dan buah dapat dibudidaya dengan sistem ini.

Baca Juga : Aneka Jenis Tanaman Buah-Buahan Dengan Cara Hidroponik

  • Faktor pasar. Faktor pasar ini adalah jalan keluar, kemana kita akan menjual hasil panen hidroponik kita.  Mengetahui harga pasar untuk produk tertentu saja tidak akan berguna apabila kita tidak tahu kepada siapa kita akan menjual produk tersebut ketika panen.  Oleh karenanya penting untuk mengetahui terlebih dahulu, siapa orang-orang atau tempat yang dapat membeli/menampung produk kita.  Tentukan ini di awal untuk menghindari kerugian akibat gagal jual produk yang telah kita hasilkan.
Tomat Hidroponik perlu di beri penyangga

Tomat Hidroponik perlu di beri penyangga

Baca Juga : 9 Macam Tanaman Sayur Hidroponik Yang Bisa Dijual Dengan Harga Mahal

  1. Buat rancangan kebun hidroponik

Rancangan kebun ini nanti dibuat setelah kita menentukan sistem hidroponik yang akan kita gunakan dan apa jenis tanaman yang akan dibudidayakan.

Tanaman-tanaman yang menjalar perlu diberi bambu atau tiang penyangga supaya berat biomassanya ketika mulai berbuah tidak mengakibatkan paralon tempat mengalirnya nutrisi menjadi rusak.  Ini perlu dipertimbangkan dari saat merancang dan membuat rangkaian sistem hidroponiknya.

Baca Juga : Segarnya Tanaman Buah Hidroponik

Kerusakan paralon akibat beban biomassa yang terlalu berat juga dapat mempengaruhi hasil tanaman secara keseluruhan.  Distribusi nutrisi ke tanaman di bagian lain juga akan terganggu.

  1. Pelajari cara budidaya hidroponik untuk komoditas yang dipilih untuk di tanam dengan hidroponik

Mengetahui apa kebutuhan tanaman yang akan kita budidayakan ini sangat penting dalam budidaya hidroponik.  Karena dengan menggunakan sistem hidroponik, tanaman tidak dapat mencari makan sendiri.  Sehingga akan sepenuhnya bergantung pada nutrisi yang kita berikan.

Baca Juga : Rahasia Meramu Pupuk Untuk Hidroponik

Mengetahui kebutuhan tanaman juga akan menentukan berapa besar nutrisi atau pupuk hidroponik yang akan kita berikan pada tanaman, sesuai dengan kebutuhan fase pertumbuhan tanaman tersebut.  Memberikan nutrisi dengan tepat harapannya akan memberikan kita hasil panen yang berlimpah.

 

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *