Cara Budidaya Bawang Merah

6 min read

Bibit Bawang Merah

Cara Menanam Bawang Merah

Siapa siy yang tidak kenal dengan bawang merah?

Bawang merah merupakan tanaman yang banyak digunakan sebagai bumbu dapur.

Tingginya permintaan bawang merah yang ada di pasaran membuat para petani ingin menanamnya.

Apakah anda tahu bagaimana cara menanam bawang merah? Nah berikut kami berikan cara untuk menanamnya.

  • Pengolahan tanah

Sebelum menanam bawang merah anda perlu melakukan pengolahan tanah terlebih dahulu.

Biasanya tanah akan digemburkan dengan cara dicangkul kemudian dibiarkan selama kurang lebih satu minggu. Kemudian buat bedengan untuk menanam bawang dan beri pupuk lalu biarkan.

  • Pemilihan bibit

Pemilihat bibit disini sangat penting karena bibit yang unggul akan mempengaruhi hasil panen dari tanaman tersebut.

Ketika bibit umbi bawang merah sudah berusia 2 bulan maka anda perlu melakukan pemotongan pada bagian ujung umbi kira-kira ½ cm. Hal tersebut dilakukan dengan tujuan supaya tanaman dapat tumbuh dengan cepat.

  • Penanaman bawang merah

Untuk cara menanamnya anda perlu membendamkan seluruh bagian umbi ke dalam tanah dengan jarak antar umbi sekitar 20cm x 20cm pada musim hujan.

Sedangkan pada musim kemarau jarak tanam dibuat agak rapat dengan jarak sekitar 15cm x 15cm. Hal tersebut bertujuan agar tanaman tumbuh secara optimal.

Selanjutnya setelah melewati proses penanaman, langkah yang selanjutnya yaitu penyiraman, pemupukan sampai masuk pada masa panen.

Baca Juga :

Hidroponik Bawang Merah

Apa itu hidroponik?

Hidroponik merupakan budidaya tanaman yang memanfaatkan air tanpa menggunakan tanah dan dengan menekankan pemenuhan nutrisi pada tumbuhan.

Anda dapat menggunakan metode ini untuk menanam bawang merah. Metode ini juga sangat cocok untuk anda yang tidak memiliki lahan luas untuk menanam bawang merah.

Hidroponik Bawang Merah
Hidroponik Bawang Merah

Karena metode ini tidak memerlukan lahan yang luas dan dapat menghemat lahan.

Bercocok tanam dengan menggunakan metode hidroponik ini sangat popular dan digemari oleh para pecinta tanaman.

Proses yang dilakukan juga tidak perlu menggunakan media tanah lagi melainkan menggunakan air.

Cara Menanam Bawang Merah Hidroponik

Ada banyak tanaman yang dapat ditanam dengan menggunakan metode hidroponik, salah satunya yaitu bawang merah.

Mungkin sudah banyak orang yang mengetahui cara menanam dengan menggunakan metode hidroponik. Tetapi masih ada orang yang belum tahu bagaimana cara menanamnya.

Oleh sebab itu, kami berikan beberapa cara menanam bawang merah hidroponik.

  • Siapkan alat dan bahan terlebih dahulu seperti pot, tandon nutrisi (bisa menggunakan botol atau pun toples bekas), kain flannel, media tanam (dapat menggunakan arang sekam), bibit bawang merah, nutrisi hidroponik/ab mix, pH meter, TDS meter serta air.
  • Untuk mempersiapka pot dan tandon nutrisi anda aperlu menyesuaikan dengan ukuran toples, kemudian lubangi bagian tutup toples. Bentuk dan ukurannya disesuaikan dengan ukuran pot. Setelah itu buat lubang udara pada bagian samping toples dengan diameter kurang lebih 1 cm dan dibuat sedikit lebih rendah dibawah posisi dasar pot. Kemudian masukkan media tanam pada pot. Toples/tandon dapat dicat dengan warna apa saja agar nutrisi tidak ditumbuhi dengan lumut.
  • Setelah pot, tandon nutrisi, media tanam dan bibit sudah siap untuk ditanam. Caranya yaitu dengan membenamkan setengah badan umbi ke media tanam. Biasanya sebelum ditanam, media tanam di siram terlebih dahulu menggunkaan air biasa. Letakkan ditempat yang teduh berkisar antara 3-4 hari atau sampai tunas bawang keluar. Apabila tunas sudah tumbuh sekitar 1 cm kemudian isi tandon dengan larutan nutrisi hidroponik atau ab mix. Kemudian kenalkan dengan sinar matahari.

Cara Menanam Bawang Merah Polibag

Bawang merah atau tanaman lainnya dapat dibudidayakan dengan berbagai cara, salah satunya yaitu dengan menggunakan polybag.

Bagi anda yang suka bercocok tanam boleh mencoba menanam bawang merah sendiri di rumah, karena anda akan menikmati hasilnya sendiri dan tentunya juga akan menghemat uang belanja.

Bawang Merah di Polibag
Bawang Merah di Polibag

Seperti biasa ketika akan menanam tanaman tentunya perlu menyiapkan alat dan bahannya terlebih dahulu. Setelah telah siap semua bawang merah siap untuk ditanam.

Dalam satu polybag yang sudah terisi media tanam dapat diletakkan 3 umbi bawang merah. Pastikan umbi yang ditanam sudah tumbuh tunas, sehingga tanaman dapat tumbuh dengan baik.

Berilah jarak antara polybag yang satu dengan yang lain sekitar 15 cm dengan tujuan agar tanaman bawang merah dapat tumbuh secara optimal dan memiliki ruang yang sesuai.

Cara Merawat Bawang Merah

Proses perawatan dalam suatu tanaman memang sangat penting, karena hal tersebut dapat membantu tanaman dalam masa pertumbuhan agar menghasilkan tanaman yang bagus.

Hal pertama yang dilakukan pada perawatan bawang merah ini yaitu proses penyiraman. Sebaiknya penyiraman dilakukan 2 kali sehari yaitu pagi dan sore hari selama tanaman berumur 10 hari.

Setelah itu dapat dikurangi frekuensi penyiramannya yaitu 1 hari sekali.

Pemupukan susulan juga diperlukan pada tumbuhan dan dapat diberikan ketika tanaman bawang merah berumur sekitar 2 minggu.

Jenis pupuk yang digunakan yaitu campuran antara pupuk urea, ZA dan KCl yang diaduk rata. Pemberian pupuk ini dilakukan dengan membuat garitan pada samping tanaman.

Perawatan bawang merah yang selanjutnya yaitu dengan melakukan penyiangan gulma, biasanya dilakukan dua kali dalam satu musim tanam.

Anda juga dapat melakukan penyiangan bersamaan dengan pemberian pupuk agar lebih hemat. Namun jika serangan gulma hebat maka anda perlu melakukan penyiangan sesegera mungkin.

Pupuk Bawang Merah Yang Bagus

Untuk meningkatkan produksi bawang merah tentunya anda membutuhkan pupuk dengan jenis yang tepat.

Anda juga perlu memperhatikan berapa banyak pupuk yang harus diberikan jangan sampai kekurangan atau pun berlebihan karena umur bawang merah pendek kurang lebih 60 hari.

Untuk memperoleh hasil bawang merah yang melimpah dan bagus anda perlu menggunakan perbandingan pupuk dengan baik, misalkan 1 : 10 atau 12 ton per hektar.

Namun hasil dari pemupukan akan nihil apabila waktu pemberian pupuk tidak sesuai dengan pertumbuhan tanaman.

Sebaiknya unsur P dan K diaplikasikan lebih cepat ke lahan. Karena pupuk dengan kandungan tersebut memerlukan waktu sekitar 1 minggu untuk kelarutannya dalam tanah sebelum dapat diambil akar tanaman.

Cara Pemupukan Bawang Merah

Setiap tanaman tentunya memerlukan pemupukan untuk dapat tumbuh dengan baik, begitu juga dengan tanaman bawang merah.

Tanaman ini memerlukan pemupukan secara bertahap yaitu pupuk dasar, pemupukan susulan I dan pemupukan susulan II dengan dosis serta jenis pupuk yang berbeda.

Pupuk dasar yang diberikan yaitu pupuk organic dan anorganik. Anda dapat menggunakan pupuk NPK Mutiara (16:16:16) 500kg/hektar, SP 36 sebanyak 50-100kg/hektar serta KCl sebanyak 40-60kg/hektar.

Jika akan ditambah dengan pupuk kendang atau kompos, dosis NPK Mutiara (16:16:16) dikurangi menjadi 250kg/hektar sehingga unsur tersebut dapat diserap tumbuhan.

Pemupukan susulan pertama diberikan saat tanaman berumur 10-15 hst dengan beberapa jenis pupuk yaitu pupuk urea 180 kg/hektar atau ZA 400 kg/hektar.

Untuk pengaplikasiannya dengan cara diatas bedengan. Sedangkan untuk pemupukan susulan kedua diberikan ketika tanaman berumur sekitar 30-35 hst dengan jenis pupuk urea 180 kg/ha.

Pemberian pupuk susulan perlu diikuti dengan penyiraman jika tidak terjadi hujan. Lakukan pemupukan sesuai dengan kebutuhan dan lihat kondisi tanah serta tanaman terlebih dahulu.

Pemupukan Bawang Merah Pada Musim Hujan

Musim hujan merupakan salah satu hambatan yang dialami oleh beberapa petani bawang merah. Pada musim hujan ancaman hama dan penyakit tanaman pasti mudah datang.

Banyaknya air akan menyebabkan daerah disekitar tanaman menjadi lembab, sehingga dapat mengakibatkan tanaman anda gagal panen.

Buatlah bedengan untuk menanam bawang merah yang diatur khusus untuk musim hujan.

Bibit Bawang Merah

Pemilihan bibit bawang merah termasuk hal yang penting dalam proses penanaman. Salah satu penyebab tanaman mengalami gagal panen itu karena pemilihan bibit yang kurang berkualitas.

Bibit Bawang Merah
Bibit Bawang Merah

Maka dari itu anda perlu memperhatikan penggunaan bibit untuk tanaman bawang merah anda. Bibit tanaman ini berasal dari umbi serta daya hasilnya relative tidak berubah dengan waktu yang bergantian.

Untuk meningkatkan daya hasil hanya bisa dilakukan melalui peraikan kultur teknis. Pada suatu ketika produksi bawang merah akan mengalami penurunan.

Cara Membuat Bibit Bawang Merah

Untuk membuat bibit bawang merah anda perlu menyiapkan media tanamnya terlebih dahulu.

Media tanam tersebut menggunakan media tanam dan dikombinasikan dengan pasir serta bahan organic seperti kompos atau pun pupuk kendang yang sudah kering.

Selain itu anda juga perlu menyiapkan tanah yang gembur, tray semai atau bak semai atau polybag.

Kemudian campur semua bahan dengan perbandingan tanah, pupuk kendang dan juga pasir yaitu 2:1:1.

Setelah itu, masukkan media ke dalam tempat penyemaian kemudian letakkan pada tempat yang teduh.

Umbi yang menunjukkan bakal tunas tumbuh akan menampakkan warna hijau pada ujum umbi dan sebaiknya buat buat lubang tanam di dalam tray semai atau polybag.

Rendam umbi dengan menggunakan fungisida dosis 5/liter selama 15 menit kemudian keringkan selama 10 menit.

Lakukan penyemaian dengan menanamkan umbi bawang merah ke dalam media tanam dan usahakan semua bagian tertanam dalam tanah.

Tetapi sisakan bagian ujung yang sudah ditumbuhi bakal tunas, kemudian siram menggunakan air bersih secukupnya.

Letakkan media persemaian pada lokasi yang teduh dan usahakan untuk meletakkan di atas rak semai sehingga kelembaban tetap terjaga.

Benih Bawang Merah

Setiap tanaman tentunya membutuhkan benih yang berkualitas tidak terkecuali bawang merah. Harga bibit bawang merah dari biji banyak dijual di toko-toko tani yang memang terbilang murah.

Biasanya dalam setiap hektar lahan diperlukan 6 kilogram bibit benih.

Bibit atau benih tanaman bawang merah yang baik dan berkualias berasal dari biji atau pun umbi tua dari bawang merah.

Benih yang baik memiliki ukuran biji yang sedang, warnanya merah mengkilap, tidak cacat dan sempurna. Selain itu, bijinya juga sudah tersimpan setidaknya 2-3 bulan.

Penyakit Bawang Merah

Hama dan penyakit merupakan salah satu penyebab dari kegagalan panen.

Tahukah anda apa saja penyakit bawang merah?

Ada beberapa jenis penyakit bawang merah diantaranya yaitu antraknosa. Penyakit ini memiliki ciri dengan adanya lubang pada daun dan berwarna putih disertai dengan lendir yang menyebabkan daun basah dan berbau.

Selain itu juga ada penyakit embun bulu, dimana penyakit ini terjadi pada situasi yang lembab dan biasanya terjadi pada musim hujan.

Penyakit embun bulu menyerang daun bawang dan seperti embun yang menempel pada daun. Jika dibiarkan maka penyakit ini akan menyebabkan daun ternveksi dan menjalar ke umbi.

Penyakit lainnya yaitu penyakit bercak ungu. Ciri-ciri dari penyakit ini yaitu adanya noda putih atau kuning pada daun dan lama kelamaan akan melebar sehingga membuat daun bawang merah menjadi kering.

Panen Bawang Merah

Apakah anda tahu ciri-ciri dari bawang merah yang sudah siap untuk dipanen?

Tanaman bawang merah dapat dipanen ketika sudah berumur 2 sampai 3 bulan. Biasanya tanaman bawang merah yang sudah siap untuk ditanam mayoritas daunnya sudah mulai berjatuhan atau rebahan di tanah.

Selain itu, daunnya juga terlihat mengering dan berwarna kuning pucat. Pangkal batangnya lemas dengan buah bawang yang berwarna merah keunguan dan tekstur yang keras. Aroma yang dikeluarkan oleh bawang merah ini juga khas.

Masa Panen Bawang Merah

Pada umumnya masa panen bawang merah itu ketika sudah berumur 2 sampai 3 bulan penanaman. Cara memanennya mudah yaitu hanya dengan mencabut tanaman.

Biasanya dalam tiap rumpun atau tiap bibit tanaman bawang merah menghasilkan 4 sampai 6 umbi anakan.

Bawang merah dengan kualitas yang baik akan menghasilkan 100 sampai 200 kwintal tiap hektar untuk bawang merah biasa.

Untuk mempercepat masa panen dan meningkatkan kualitas panen bawang merah akan lebih baik dilakukan pemupukan susulan yang teratur.

Selain itu juga melakukan penjagaan tanaman yang bersifat untuk menggemburkan tanah, menghilangkan hama serta penyakit pada tumbuhan.

Harga Bawang Merah

Salah satu bahan dapur yang harus dimiliki oleh setiap ibu rumah tangga yaitu bawang merah. Bahan dapur ini memiliki harga yang tidak menentu dan mungkin pada beberapa daerah memiliki harga yang berbeda.

Harga jual yang ditawarkan oleh pemasok biasanya terbilang murah, namun di pasaran harga bawang merah tersebut akan berbeda.

Harga Bawang Merah Hari Ini

Harga bawang merah hari ini yaitu berkisar antara Rp 20.000 – Rp 23.000 per kilogramnya.

Harga Bawang Merah Sekarang

Harga bawang merah sekarang tidak menentu, terkadang naik dan terkadang turun. Di setiap daerah pun harga nya bisa berbeda-beda. Sekarang ini harga bawang merah berkisar antara Rp 28.000 per kilogram.

Harga Bawang Merah 1 Kg

Harga bawang merah 1 kg berbeda-beda setiap daerahnya. Tidak hanya bawang merah saja, tetapi juga bahan-bahan dapur lainnya. Harga bawang merah berkisar antara Rp 28.000 sampai Rp 30.000 per kg nya. Bahkan dapat melonjak sampai Rp 50.000 per kg.

Harga Tanaman Lavender

ucihadiyanto
2 min read

Merica

ucihadiyanto
3 min read

Kacang Almond

ucihadiyanto
5 min read