Cabe

Cabe – Penggemar pedas pastilah mengenal tanaman yang satu ini.  Cabe, ya inilah salah satu bumbu masakan yang paling banyak penggemarnya.

Tanpanya, makanan akan terasa hambar di lidah dan tidak lagi terasa nikmat.  Dan menariknya, berapapun harga, ia akan tetap dibeli olehnya.

Makanan Dengan Cabe, Mengundang Selera

Itu sebabnya, tanaman ini menjadi salah satu komoditas agribisnis yang prospek dan sangat menguntungkan.

Baca Juga : Budidaya Tanaman Cabe

Cabe menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) adalah tanaman perdu yang buahnya berbentuk bulat dengan ujung meruncing.  Apabila sudah tua berwarna merah kecoklat-coklatan atau hijau tua.  Berisi banyak biji yang pedas rasanya.

Tanaman Cabe

Buah cabe diperoleh dari tanaman cabe.  Tanaman sayur buah ini masuk ke dalam suku terung- terungan (Solanaceae).

Tanaman Cabe

Termasuk tanaman berbentuk perdu dan tumbuh semusim. Tinggi tanamannya  50 – 120 cm.

Asal tanaman ini adalah dari Amerika Selatan dan telah lama dibudidayakan untuk keperluan bumbu masak oleh orang-orang Indian.

Tanaman cabe memiliki banyak cabang.  Dan setiap cabangnya akan tumbuh bunga dan buah.  Sehingga semakin banyak cabang yang tumbuh, akan semakin tinggi pula hasil buahnya.

Tanaman ini sangat baik tumbuh di tanah berpasir, tanah liat, atau tanah liat berpasir.

Dengan campuran bahan organik seperti pupuk kandang, akan sangat baik untuk pertumbuhannya.

Kemasaman tanah untuk pertumbuhannya dapat di angka antara pH  4 – 8.  Dan tanaman ini menyukai sinar matahari yang banyak agar tumbuh dengan baik.

Baca Juga : Cara Menanam Cabe

Pohon Cabe

Pohon tanaman ini tumbuh tegak dengan tinggi antara 50 – 90 cm.  Batangnya mengandung sedikit kayu, terutama batang yang tua dan dekat dengan tanah.

Tanaman Cabe Dengan Ajir

Namun demikian, seringkali jika tanaman berbuah lebat, batangnya tidak dapat menopang tanaman sehingga perlu diberi bantuan ajir.

Baca Juga : Hidroponik Cabe

Daun Cabe

Daun tanaman ini memiliki bentuk yang lonjong dengan bagian ujung yang meruncing.  Panjang daunnya 4 -10 cm dan lebar daunnya 1,5 – 4 cm.

Daun Cabe Rawit

Khusus cabe rawit, bentuk daunnya agak bulat dan bagian ujungnya meruncing.

Akar Cabe

Akar tanaman ini melebar dan dangkal.  Jumlah akar di permukaan akan lebih banyak bila dibandingkan dengan akar yang berada di kedalaman.

Akar Cabe

Ujung akar hanya dapat menembus kedalaman tanah 30 – 40 cm.  Akar horisontal menyebar di kedalaman 10 – 15 cm.

Bunga Cabe

Posisi bunga tanaman ini mengantung dengan warna mahkota putih dengan jumlah kelopak 5-6 buah.  Panjang bunganya 1 – 1,5 cm dan panjang tangkai bunga 1-2 cm.

Bunga Cabe

Warna kepala putiknya kuning kehijauan.  Tangkai sari berwarna putih, tetapi yang yang dekat dengan kepala sari akan memiliki bercak kecoklatan.

Kepala sari berwarna biru atau ungu.

Buah Cabe

Bentuk buahnya umumnya memanjang dengan ukuran antara 1 – 30 cm.  Cabe rawit panjangnya 1-5 cm, cabe keriting 5-25 cm dan cabe merah besar bisa 10 – 30 cm.

Buah Cabe

Buah tanaman ini ketika masih muda akan berwarna hijau hingga semakin tua warnanya akan berubah menjadi merah hingga merah menyala.

Biji buahnya berwarna kuning kecoklatan.  Dan jumlah biji ini menentukan tingkat kepedasannya.  Semakin banyak bijinya, maka akan semakin pedaslah ia. (Baca Juga : Benih Dan Bibit Cabe)

Buah ini mengandung air 70 – 90 % dan sisanya adalah kalori, protein, lemak, karbohidrat, mineral dan vitamin.

Jenis Cabe

Tanaman ini memiliki  jenis hingga 12 macam.  Namun diantaran 12 macam tersebut, terdapat 4 jenis yang paling banyak di tanam.

Keempat jenis itu adalah :

Cabe Rawit

Nama latin cabe rawit adalah Capsicum frustescent L. Cabe kecil ini memiliki 3 jenis, yaitu :

  • Cabe jemprit

Bentuk buahnya kecil, pendek dan ada yang bulat.  Panjangnya 1-2 cm dengan lebar 0,5 – 1 cm.

Cabe rawit jemprit

Buahnya yang masih muda akan berwarna hijau berubah menjadi merah setelah semakin tua.  Rasanya sangat pedas, dan kadar minyak atsirinya tinggi.

  • Cabe Ceplik

Bentuk buahnya besar dan gemuk.  Lebih besar dari pada Jemprit.  Panjang buahnya 3-4 cm dengan lebar 1-1,5 cm.

Cabe Rawit Ceplik

Buah yang masih muda akan berwarna hijau dan setelah masak berubah menjadi merah tua.

Untuk tingkat kepedasan masih kalah dengan Jemprit.

  • Cabe putih/cengek

Bentuk buahnya panjang dan langsing.  Dan termasuk yang terpanjang diantara 2 jenis di atas.

Panjang buahnya  4-6 cm dengan lebar 1 – 1,5 cm.

Cabe Rawit Putih

Buahnya ketika muda berwarna kuning keputihan dan setelah masak menjadi merah muda.

Rasanya kurang pedas bila dibandingkan dengan dua jenis di atas dan disukai oleh burung.  Sehingga banyak juga yang menyebutnya sebagai cabe burung.

Baca Juga : Cara Menanam Cabe Rawit

Cabe Merah

Jenis ini terdiri atas 2 varian, yaitu :

  • Cabe merah keriting

Nama latin cabe merah keriting adalah Capsicum annuum L. var. longum Sendt.

Bentuk buahnya memanjang, mengikal dan keriting dengan ujung yang runcing.

Cabe Merah Keriting

Rasanya pedas dan jumlah bijinya banyak.

Ketika masih muda warna buahnya adalah hijau, berubah menjadi coklat hingga merah setelah semakin tua.

  • Cabe merah bulat atau besar

Nama latin cabe merah besar adalah Capsicum annuum L. var. Abreviata Eingerhuth.

Bentuk buahnya ada yang pendek dan ada yang panjang.  Bagian ujung buah tumpul atau bulat.

Cabe Merah Besar

Rasa buahnya kurang pedas dan agak manis dengan kulit buah yang tebal.

Buah yang masih muda akan berwarna hijau berubah coklat hingga merah ketika semakin matang.

Karena rasanya yang manis, sering juga disebut dengan sweet pepper.

Baca Juga : Hama Tanaman Cabe

Baca Juga : Mengatasi Hama Tanaman Cabe

Paprika

Paprika sering disebut dengan nama cabe lonceng (bell pepper) karena memang bentuknya seperti lonceng.

Ini termasuk jenis yang mahal harganya dan benihnya juga langka.  Ukuran buahnya paling besar dibandingkan dengan jenis lainnya.

Paprika

Paprika

Rasanya tidak pedas dan agak manis sama seperti yang merah besar.  Namun ia memiliki kulit buah yang lebih tebal dengan jumlah biji yang sangat sedikit.

Baca Juga : Penyakit Pada Cabe

Cabe Hias

Nama latin cabe hias adalah Capsicum spp.  Meskipun dapat dimakan, namun ia lebih banyak dijadikan sebagai tanaman hias.

Cabe Hias

Bentuk buahnya bulat atau bulat panjang dengan warna yang bervariasi.  Warna-warna tersebut bisa merah, merah muda, kuning, ungu atau coklat.

Cabe jenis ini sangat cantik di tanam di dalam pot dan diletakkan di dalam ruangan.

Baca Juga : Cara Menanam Cabe Di Pot

Manfaat Cabe

Ternyata si merah kecil ini memiliki begitu banyak manfaat bagi kesehatan.

Apa sajakah manfaat cabe bagi kesehatan?

Berikut ini uraiannya :

Mengurangi rasa sakit pada penderita reumatik

Mengkonsumsi makanan ini akan mengaktifkan hormon penghasil Endorfin.  Hormon ini mampu memberikan mengurangi rasa sakit yang timbul karena rematik.

Rematik

Rematik

Vitamin A yang terdapat di dalam buahnya baik untuk kesehatan mata

Makanan ini mengandung beta karoten.  Beta karoten ini ketika masuk ke dalam tubuh akan berubah menjadi vitamin A yang baik untuk untuk menjaga dan menyehatkan mata.

Mata Yang Sehat

Mata Yang Sehat

Dapat mengurangi stres

Hormon endorfin yang dihasilkan tubuh ketika memakannya juga ternyata dapat mengurangi stres dan membuat orang merasa gembira.

Stres

Stres

Ini jugalah  yang menyebabkan mengkonsumsi makanan ini bisa menimbulkan kecanduan.  Karena memang setelah memakan akan merasa senang dan gembira.

Mengurangi lendir di paru-paru

Penderita asma yang mengalami penyempitan saluran pernafasan akan mendapatkan manfaat ketika mengkonsumsi makanan ini.

Paru-Paru

Paru-Paru

Rasa pedas yang dihasilkan dari makanan ini juga dapat melebarkan paru-paru sehingga dapat membersihkan saluran pernafasan dari lendir yang menyumbat.

Vitamin A yang ada di dalamnya juga baik untuk mengikat zat jahat rokok yang masuk bersama dengan asap rokok.

Sehingga paru-paru menjadi lebih sehat.

Meningkatkan daya serap makanan di dalam tubuh

Asam folat dari makanan ini baik untuk meningkatkan kesehatan pencernaan.  Dengan pencernaan yang sehat, maka jumlah nutrisi yang dapat diserap tubuhpun akan meningkat.

Menyehatkan Saluran Pencernaan

Menyehatkan Saluran Pencernaan

Mengurangi kolesterol dalam pembuluh darah

Mengkonsumsi makanan ini ternyata dapat mengurangi kandungan kolesterol di dalam pembuluh darah.

Berdasarkan hasil penelitian dari The World’s Healthiest Food menyebutkan bahwa responden yang mengkonsumsi makanan ini memiliki kandungan kolesterol yang lebih rendah.

Apabila dibandingkan dengan responden yang tidak mengkonsumsinya.

Kolesterol Pada Pembuluh Darah

Kolesterol Pada Pembuluh Darah

Menyehatkan pencernaan

Ternyata mengkonsumsi makanan ini akan membantu membunuh bakteri yang masuk bersama makanan lain.  Sehingga pencernaan juga akan lebih aman dari serangan penyakit akibat bakteri ini.

Mungkin Anda juga menyukai