Budidaya Tanaman Tomat

Tanaman tomat merupakan jenis tumbuhan yang hidup di daerah tropis. Tanaman dengan buah yang berwarna merah terang ini awalnya berasal dari kawasan Amerika Selatan.

Baca Juga : 5 Khasiat Tanaman Tomat Dan Fungsinya Bagi Kesehatan Tubuh

Seiring perkembangan zaman, tanaman tomat telah tersebar di berbagai belahan dunia dan dibudidayakan dengan berbagai teknik penanaman seperti tanaman tomat dalam pot dan tanaman tomat hidroponik.

Baca juga : Tanaman Sayuran Yang Dapat Dibudidayakan Di Halaman Rumah Anda

Tomat sendiri bisa dibilang sebagai salah satu panganan pokok yang selalu dibutuhkan untuk bahan makanan dan minuman.

Tidak heran banyak orang yang tertarik untuk secara serius berbisnis di bidang agribisnis tomat ini.

Nah, bagi Anda yang ingin mulai menjadi petani tomat, bisa simak tulisan ini yang akan membahas tentang cara budidaya tanaman tomat agar cepat menghasilkan buah.

Gambar Tanaman Tomat

Gambar Tanaman Tomat

Cara Mudah Budidaya Tanaman Tomat

Tanaman tomat memiliki syarat khusus agar bisa tumbuh dengan baik yaitu ditanam dalam kisaran suhu 20-27 derajat celcius dengan wilayah yang memiliki curah hujan sekitar 750 hingga 1250 mg per tahun.

Tanaman ini pada dasarnya dapat tumbuh secara ideal pada ketinggian kisaran 1000-1500 mdpl.

Nah, sekarang sudah tahu bagaiman syarat agar pohon tomat bisa tumbuh baik. Sekarang saatnya mengetahui tentang bagaimana memulai budidaya tomat.

Baca Juga : Budidaya Tanaman Buah Dalam Pot

1. Memilih Bibit

Hal paling penting dari memulai budidaya adalah pemilihan bibit yang unggul yang bisa menghasilkan varietas yang berkualitas.

Benih tanaman tomat yang baik bisa dengan mudah Anda dapatkan di berbagai toko yang menjual benih tanaman.

Anda juga bisa menyiapkan bibit sendiri, caranya dengan memilih biji tomat dari tomat yang sudah tua. Kemudian pilih biji yang sehat dan setelahnya bisa dikeringkan dengan dijemur.

2. Melakukan Persemaian

Langkah berikutnya adalah melakukan persemaian. Persemaian dilakukan jika bibit tanaman tomat sudah memiliki batang dan daun yang kuat.

Ada dua metode persemaian, yaitu menggunakan bendengan dan polybag. Penggunaan polybag bisa dipilih sebagai metode untuk mengurangi stres pada tanaman saat proses pemindahan media tanam.

Jika menggunakan polybag, tanaman siap dipindahkan ke tanah saat berusia 35-40 hari.

3. Pengolahan Tanah

Tanah yang digunakan setidaknya memiliki kadar keasaman atau pH sekitar 5,5-7. Jika tanah dalam keadaan yang terlalu asam, bisa ditambahkan kapur untuk menurunkan pH tanah.

Tanah juga harus dipupuk sehingga memiliki mineral yang cukup untuk tanaman tumbuh dengan baik.

4. Pemeliharaan Tanaman

Umur tanaman tomat hingga bisa menghasilkan buah dan bisa dipanen adalah sekitar 71-79 hari. Dalam kurun waktu tersebut Anda harus benar-benar merawat tanaman agar terhindar dari hama.

Ada beberapa langkah pemeliharaan yaitu dengan penyulaman, penyiangan, pemangkasan dan pemupukan tambahan.

5. Melakukan Penyiraman dan Pengairan

Langkah selanjutnya yang sangat penting dalam budidaya tanaman tomat adalah melakukan penyiraman secara rutin.

Perhatikan kadar kelembaban tanah, jangan siram terlalu banyak air atau jangan sampai tanah terlalu kering agar pohon bisa menghasilkan buah yang bagus.

6. Pemasangan Lenjeran

Pohon tomat merupakan jenis tumbuhan yang merambat, tentu Anda harus membuat lenjeran agar pohon tomat tidak roboh dan dapat berkembang dengan baik.

Gunakan lenjeran dengan menggunakan bambu dan tancapkan lenjeran dengan jarak tanaman tomat sekitar 10-20 cm. Tinggi lenjeran yang dibutuhkan antara 10-15 cm saja.

7. Panen

Panen pada tanaman tomat dilakukan dengan memetik buah tomat satu persatu.  Gunakanlah gunting untuk memotong batang yang menempel dengan buah tomat agar tidak merusak batang tomat yang bisa mengakibatkan kerusakan pohon tomat.

Demikianlah ulasan singkat mengenai tanaman tomat secara umum agar dapat tumbuh dengan baik.

Semoga saja informasi ini dapat memberikan informasi dan ilmu yang bermanfaat sehingga usaha Anda dalam berbisnis tanaman tomat bisa sukses. Selamat mencoba!

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *