Budidaya Tanaman Sayuran di Rumah

Begitu banyak macam tanaman sayuran yang dapat Anda budidayakan di rumah Anda. Tinggal tergantung pilihan Anda untuk memilih tanaman sayuran manakah yang sangat cocok untuk Anda budidayakan.

Ketika Anda mempunyai sebuah keingian untuk berbudidaya tanaman sayuran di rumah, Anda tentunya harus mencermati lahan yang akan digunakan untuk kegiatan budidaya tanaman tersebut.

Sebelum Anda mengambil sebuah pilihan, Anda tentunya harus mencermati beberapa faktor dan juga tanaman yang cocok untuk Anda budidayakan di rumah.

Selama ini sudah dikenal beberapa cara yang cukup sederhana untuk menanam sendiri sayuran di sekitar lahan rumah Anda.

Apa saja cara-cara tersebut? Ini dia ulasan lengkapnya untuk Anda.

Tanaman sayuran di rumah

Tanaman sayuran di rumah

3 Jenis Budidaya Tanaman Sayuran di Rumah

Agar Anda bisa melakukan budidaya aneka tanaman sayuran yang dapat dicoba di rumah, sebaiknya mengenal aneka jenis teknik yang bisa dicoba agar nantinya bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi lahan yang dimiliki. Mari bahas lebih lanjut tentang 3 teknik budidaya taman berikut ini.

  1. Tanaman Sayuran Organik

Bercocok tanam ataupun pertanian organik merupakan suatu kegiatan bercocok tanam yang seluruhnya memanfaatkan bahan-bahan alami tanpa disertai penggunaan bahan-bahan sintetis ataupun kimia dalam penerapannya.

Khusus untuk tanaman sayuran organik, Anda memiliki beberapa pilihan untuk membudidayakanya di rumah Anda. Dimulai dari tanaman sayur sawi, tanaman sayur terong, tanaman sayur kangkung dan juga beberapa jenis tanaman sayuran lainnya bisa Anda pilih untuk dibudidayakan. Ada beberapa faktor yang harus Anda cermati ketika akan melakukan budidaya tanaman sayuran di rumah.

Pembibitan tanaman sayuran organik menjadi faktor terpenting pertama yang harus Anda perhatikan. Bibit dapat Anda buat dengan cara menyemai benih pada media tanam yang telah disediakan. Setelah itu Anda harus menyiraminya secara rutin di waktu pagi dan sore hari.

Pemupukan sayuran organik, harus menggunakan pupuk organik yang terbuat dari kotoran ternak atau dari kompos pembusukan daun-daunan.

  1. Tanaman Sayur Hidroponik

Berikutnya ada cara budidaya tanaman sayuran di rumah dengan metode hidroponik. Sebelum mengenal beberapa tanaman sayuran yang dapat dibudidayakan secara hidroponik, Anda tentunya harus lebih dulu mengenal definisi bercocok tanam secara hidroponik itu sendiri.

Bercocok tanam secara hidroponik yaitu suatu metode budidaya tanaman tanpa menggunakan media tanah, akan tetapi memanfaatkan air atau larutan mineral bernutrisi yang diperlukan oleh tanaman dan bahan lainnya sebagai pengganti media tanah yang mengandung unsur hara seperti sabut kelapa, serat mineral, pasir, pecahan genteng atau batu bata, serbuk kayu, dan lain sebagainya.

Tanaman sayuran hidroponik di rumah jauh lebih ekonomis jika dibandingkan dengan budidaya tanaman secara konvensional. Hal ini tentu dikarenakan Anda tidak perlu menyiramkan air setiap saat terhadap tanaman yang dibudidaya secara hidroponik. Anda juga sekaligus menghemat lahan sehingga bisa menjadikannya sebagai tanaman sayuran di pekarangan rumah Anda yang minim lahan.

  1. Tanaman Sayuran Hortikultura

Tanaman sayuran holtikultura merupakan sebuah metode budidaya tanaman sayuran di rumah secara modern. Proses budidaya tanaman sayuran dengan metode ini meliputi pembibitan, kultur jaringan, panen, pengemasan dan distribusi.

Ada dua jenis tanaman yang dapat dibudidayakan melalui metode hortikultura, yaitu tanaman sayuran yang ditanam secara musiman dan juga tahunan. Metode hortikultura saat ini banyak diterapkan oleh beberapa orang yang berbudidaya tanaman sayuran sendiri di pekarangan rumah. Selain mudah, metode budidaya ini juga dinilai cukup praktis.

Demikianlah beberapa teknik bercocok tanam untuk melakukan budidaya tanaman sayuran di rumah. Begitu banyak pilihan aneka tanaman sayuran yang ada semakin mempermudah Anda untuk memilih jenis tanaman yang akan Anda budidayakan di rumah. Selamat mecoba dan semoga bermanfaat.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *