Budidaya Tanaman Cabe di Indonesia

Menanam cabe di Indonesia merupakan budidaya yang sangat disukai oleh para petani. Mengingat tanaman cabe merupakan hasil agribisnis yang begitu bernilai ekonomis di pasaran.

Meski harga nilai jual cabe terkadang melonjak tajam hampir 50%, tetap saja cabe menjadi salah satu komoditas yang diburu masyarakat. Terlebih, kebutuhan cabe amat sangat diperlukan karena cabe merupakan menu wajib yang ada di meja makan.

Budidaya Tanaman Cabe di Indonesia

Budidaya Tanaman Cabe di Indonesia

Tapi, sebagai orang awam alangkah baiknya jika kita mengetahui tak hanya soal cara berbuahnya cabe, tapi juga mengenai berbagai macam hal tentang cabe. Berikut ulasan tentang cabe yang dirangkum dari berbagai sumber.

Berbagai Hal yang Harud Diketahui tentang Tanaman Cabe

Ada banyak jenis cabe yang tersebar di seluruh dunia, Indonesia sendiri memiliki beberapa jenis cabe paling pedas di dunia. Ada banyak fakta dan informasi yang sebaiknya Anda ketahui tentang si kecil yang pedas ini.

  1. Tanaman Cabe Rawit

Cabe rawit merupakan tanaman yang sangat digemari oleh seluruh penduduk Indonesia tanpa terkecuali. Karena cabe rawit selalu digunakan dalam setiap bumbu masakan entah sebagai pelengkap atau hanya sebagai penyedap rasa saja.

Menanam tanaman cabe rawit harus dilakukan dari berbagai aspek. Mulai dari kondisi lahan dan tanah, kelembaban cuaca, serta pemupukan yang tepat sangat berguna untuk menunjang kondisi cabe rawit agar tetap segar dan panen sesuai dengan waktu yang sudah diperhitungkan.

  1. Cara Merawat Tanaman Cabe Agar Cepat Berbuah

Nah, hal lainnya yang harus diketahui dari tanaman cabe adalah bagaimana cara merawat tanaman cabe agar cepat berbuah tanpa mengesampingkan pemupukan dan perawatan cabe itu sendiri. Cabe juga bisa dibudidaya menggunakan metode hidroponik dimana tanaman ini bisa tidak menggunakan tanah sebagai dasar penanaman.

Agar tanaman cabe cepat berbuah, jangan lupa untuk mengatur perawatan tanaman cabe. Misalnya dengan teratur memangkas daun-daun yang layu ataupun mati, memotong cabang-cabang tanaman yang sudah layu dan mengering, memangkas tunas susulan agar buah tanaman cabe bisa berimbun dan tidak bercabang, serta memberikan penopang pada tanaman cabe agar tetap berdiri tegak meski saat ranting mulai membengkok.

  1. Nutrisi Tanaman Cabe yang Harus Diperhatikan

 Poin ketiga yang tak kalah pentingnya adalah nutrisi tanaman cabe harus bisa berimbang. Pemupukan dan perawatan tanaman cabe harus diberikan secara teratur agar cabe bisa tumbuh dengan subur dan tidak cepat layu ataupun mengalami kerontokan daun di saat usia ranting masih tergolong baru ditanam.

Selain nutrisi air yang harus diberikan secara teratur, jangan lupa untuk pupuk sebaiknya menggunakan pupuk organik seperti kompos agar tanaman cabe tumbuh subur dan tak mengalami cacat.

Baca juga : Cara Menanam Tanaman Hidroponik Yang Mudah

  1. Hama Tanaman Cabe dan Bagaimana Cara Mengatasinya

Gulma atau hama pada tanaman cabe kerap kali muncul dan sangat mengganggu pertumbuhan tanaman cabe. Hama tanaman cabe dan cara mengatasinya adalah menggunakan semprot pestisida dari bahan kimia yang bisa mematikan.

Tapi perlu diingat penggunaan bahan pestisida ini pun harus diatur agar tidak merusak akar tanaman cabe yang sudah kokoh.

Untuk mengatasi gulma alangkah baiknya menggunakan teknik manual yakni dengan penyiangan.

Memang, budidaya tanaman cabe terlihat mudah dan praktis. Cara budidaya cabe yang tergolong mudah bisa dilakukan siapa saja.

Tetapi perlu diingat jika metode budidayanya menggunakan metode hidroponik dimana asupan air amat sangat diutamakan, maka hal ini perlu diperhatikan jika tak ingin tanaman Anda menjadi rusak. Jadi, untuk bisa menghasilkan tanaman cabe yang sehat dan berbuah banyak maka perlu memperhatikan teknik menanam yang tepat dan sesuai untuk kebutuhan tanaman cabe.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *