Budidaya Ikan Gurami/Gurame Kolam Terpal

AkanGurami termasuk ke dalam ikan konsumsi yang paling banyak dibudidayakan selain lele dan ikan mas.  Ikan ini prospek untuk dibudidayakan karena memang nilai ekonomisnya yang tinggi.

Nilai ekonomis tinggi ini dilihat dari banyaknya permintaan dan tingginya harga jual.  Sehingga dari sisi bisnis potensi keuntungannya akan menarik.

Ikan gurame memiliki banyak keunggulan, hal inilah yang menjadikan konsumen menyukainya.

Apa sajakah keunggulan ikan gurame atau ikan gurami ini?

Gambar Ikan Gurame

Gambar Ikan Gurame

Baca Juga : Ikan Bawal, Sumber Protein Yang Mencerdaskan Otak

Keunggulan Yang Terdapat Di Dalam Ikan Gurami

  1. Memiliki serat daging yang yang kesat
  2. Memiliki citarasa gurih yang khas
  3. Mudah di pelihara karena makanannya bisa apa saja
  4. Dapat hidup di air tergenang, termasuk di tempat budidaya
  5. Mudah dibenihkan
  6. Pemasarannya mudah, di setiap tahap perkembangan gurami. Baik ketika masih sebagai benih, ikan tanggung atau ketika sudah dewasa.  Artinya akan mudah untuk menguangkan gurami yang kita pelihara.

Disamping keuntungan-keuntungan yang telah disebutkan di atas, ikan gurami juga ternyata belum banyak dikembangkan oleh negara-negara lain selain Indonesia.  Artinya adalah terdapat peluang ekspor yang besar untuk komoditas ini.

Salah satu inovasi terbaru dalam bidang budidaya ikan adalah budidaya menggunakan terpal, dan gurami termasuk ikan yang bisa di budidayakan menggunakan terpal.

Kenapa budidaya menggunaka terpal ini banyak penggemarnya?

Karena terdapat beberapa keuntungan yang didapat dengan menerapkan budidaya menggunakan terpal ini.

Keuntungan budidaya gurami menggunakan terpal

  1. Bisa dibuat di lahan yang sempit. Misalnya pekarangan rumah atau halaman rumah.
  2. Bisa menjadi salah satu solusi ketika kita hanya memiliki tempat yang tanahnya berpasir. Dengan menggunakan terpal maka tidak akan terjadi proses penyerapan air yang tinggi
  3. Bisa di gunakan untuk daerah yang sulit air. Karena menggunakan terpal maka air yang dibutuhkan untuk memelihar gurami juga lebih sedikit
  4. Pembuatannya praktis.
  5. Waktu pembuatannya sebentar sehingga bisa langsung memulai proses budidaya ikannya
  6. Ikan gurami yang dipelihara di kolam terpal tidak berbau lumpur. Endapan-endapan lumpur yang berasal dari sisa-sisa makanan dapat dengan mudah disedot jika menggunakan kolam terpal
  7. Daya hidup ikan gurami akan lebih tinggi jika di budidaya di terpal karena pengawasannya bisa lebih intensif
  8. Pertumbuhan ikan bisa lebih cepat karena bisa dipacu dengan sistem budidaya yang intensif
  9. Biaya pembuatan terpal lebih murah serta dapat dipindah-pindah sesuai dengan kebutuhan.

Proses budidaya Gurami di kolam terpal

  1. Persiapan lahan

  • Lahan yang digunakan untuk tempat meletakkan terpal bisa dimana saja, yang penting datar.
  • Ada sumber air yang dekat untuk mengisi kolam. Bisa dari sumur, air kran atau menggunakan air hujan.
  • Ketinggian tempat yang tepat untuk pertumbuhan gurami yang optimal adalah 0 – 800 meter di atas permukaan air laut.
  • Tentukan ukuran gurami yang akan dipelihara untuk menentukan ketinggian air kolam yang dibutuhkan. Misal untuk gurami yang kecil bisa menggunakan terpal dengan kedalaman air 20 – 40 cm.  Sehingga kolam terpal yang dibuat cukup di buat setinggi 60 cm saja.
  • Menggunakan kerangka yang tidak tajam agar terpal tidak mudah sobek
  1. Menentukan jenis kolam terpal

Kolam terpal yang akan dibuat sebelumnya perlu ditentukan apakah

  • akan menggunakan dinding kerang bambu/kayu/besi
  • atau menggunakan dinding batako atau bata merah
  • bisa juga menggunakan dinding tanah
  • alternatif lainnya menggunakan beton

Tentukan salah satunya terlebih dahulu

  1. Menentukan plastik terpal yang akan digunakan.

Plastik terpal yang digunakan untuk kolam ikan gurame ini sebaiknya menggunakan terpal yang tebal dengan ukuran A5 atau A6 dengan masa pemakaian 5 tahun.  Ukuran terpal yang akan digunakan sesuaikan juga dengan ukuran lahan untuk kolam.  Usahakan tidak menyambung terpal untuk menghindari terjadinya bocor.

  1. Membuat kolam terpal

  • Buat kerangka kolam terlebih dahulu (bisa menggunakan bahan-bahan alternatif seperti yang telah disebutkan di atas).
  • Jika tanah kurang rata bisa diratakan dengan menggunakan sekam padi atau pelepah pisang yang juga berfungsi untuk menjaga suhu dasar kolam. Ketebalan sekam atau pelepah pisang ini adalah 10 cm.
  • Buat tonggak atau tiang yang ditancapkan di setiap sudut kolam
  • Setelah kerangka selesai, pasang terpal dan pastikan rapat di setiap sudutnya.
  • Pasang paralon di salah satu sudut dengan kemiringan yang lebih tinggi untuk saluran pembuangan air
  • Isi kolam terpal dengan air sehingga mencapai kedalam sesuai yang telah direncanakan. Periksa dengan seksama untuk memastikan tidak terjadi kebocoran kolam.  Apabila terdapat kebocoran, maka perlu dilakukan penambalan.
  1. Memelihara ikan gurami sesuai dengan rencana budidaya.

Apakah akan memelihara pembesaran ikan gurami atau akan menjadi usaha pembenihan ikan gurami.

  • Memelihara gurami untuk pembesaran perlu dilakukan dengan benih yang memiliki ukuran seragam. Jika benih yang ditanam tidak seragam takutnya akan terjadi persaingan dalam memperebutkan makanan.
  • Benih yang akan digunakan sebaiknya di tebar di dalam kola terpal dengan menggunakan larutan kalium permanganat (PK) sebanyak 4 mg/liter air selama 30 menit untuk disucihamakan. Alternatif lainnya bisa menggunakan garam dapur sebanyak 10g/liter air selama 15-30 menit.
  • Selanjutnya benih yang telah disucihamakan dimasukkan ke dalam kolam bersama wadah, dan biarkan mereka masuk ke kolam terpal sendiri. Ini dilakukan untuk proses penyesuaian diri supaya ikan tidak kaget dengan perubahan suhu wadah dan kolam besar.
  • Benih dimasukkan pada saat pagi atau sore hari sehingga akan lebih mudah beradaptasi.
  • Beri pakan berupa cacing sutra dan daun-daunan. Bisa juga diberikan pelet ikan.  Pemberian pelet 2-3 kali sehari.
  • Agar gurami tidak terserang penyakit maka perlu diberikan vitamin C dengan dosis 250 – 500 mg/kg berat tubuhnya. Vitamin ini diberikan selama beberapa hari. Jaga juga kebersihan kolam sehingga tidak menjadi sarang penyakit.
  • Cara membersihkan kolam adalah dengan menyedot kotoran yang ada di dasar kolam menggunakan slang yang disedot. Setelah endapan di dasar kolam bersih, beri air lagi untuk mengembalikan ketinggian air kolam
  1. Panen

Panen dilakukan setelah gurami sesuai dengan ukuran yang kita inginkan. Apakah untuk konsumsi atau untuk pembenihan.  Sebelum dipanen, pemberian pakan tidak diberikan pada hari itu.  Prosesnya adalah dengan mengeringkan kolam hingga tinggal sedikit di bagian paling rendah.  Ikan gurami di tangkap perlahan-lahan menggunakan seser.

Baca Juga : Jenis-Jenis Ikan Koi

Ikan yang telah tertangkap pindahkan ke wadah yang airnya mengalir untuk membersihkan tubuh ikan.  Di wadah ini kemudian gurami dipilah-pilah berdasarkan ukurannya.

Gurami yang ukurannya sama dimasukkan ke dalam plastik atau wadah yang sama, dan siap untuk di bawa ke pasar.

 

 

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *